
Dengkinya Hati ~ Ustadz
Syahrawi Munthe
Rasa ini adalah penyakit yang
ditularkan oleh iblis sejak awal penciptaan Adam. Yang awalnya ia makhluk yang
taat pada Allah, namun setelah Adam diciptakan, iblis jadi terlaknat. Ia enggan
utk menuruti perintah Allah untuk sujud pada Adam. Ia merasa lebih baik sebab
diciptakan dari api, sementara Adam dari tanah. Rasa dengkinya muncul ditambah
kesombongan karena tak pantas Adam lebih mulia darinya.
Orang-orang kafir pada hakikatnya
mengetahui kebenaran dalam Al Qur'an, tapi karena kedengkian dalam hatinya
menyebabkan mereka kufur kepada Allah. Allah berfirman:
وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ
يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ
أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ....
"Sebagian besar Ahli Kitab
menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kalian kepada kekafiran setelah
kalian beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah
nyata bagi mereka kebenaran..."
(QS. 2 : 109)
Rasa dengki muncul dari ketidaksukaan,
ingin agar kenikmatan itu pindah padanya dengan berbuat dzalim, sebagaimana
iblis dan orang-orang Yahudi pada ayat tsb di atas.
Rasa dengki adalah penyakit hati
yang sangat merusak, sebab tak mau orang lain bahagia, bahkan berusaha agar
kebahagiaan itu berpindah padanya.
Allâh berfirman:
Allâh berfirman:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ
بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ
وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ
إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
"Dan janganlah kamu iri hati
terhadap karunia yang dilebihkan Allâh kepada sebagian kamu atas sebagian yang
lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan
bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada
Allâh sebagian dari karunia-Nya. Sungguh Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu. (Qs 4 : 32)
Rasa dengki merupakan penyebab
terjadinya permusuhan dan perpecahan. Padahal hakikatnya sudah sunnatullah,
setiap orang rizkinya tidak ada yang sama. Karena itu, kehidupan sosial setiap
orang beda-beda tingkatannya.
Rasulullah bersabda:
Rasulullah bersabda:
..لاَ تَحَاسَدُوْا ، وَلاَ تَنَاجَشُوْا ، وَلاَ
تَبَاغَضُوْا ، وَلاَ تَدَابَرُوْا ، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ
، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا.....
.....“Kalian jangan saling
mendengki, jangan saling najasy, jangan saling membenci, jangan saling
membelakangi ! Janganlah sebagian kalian membeli barang yang sedang ditawar
orang lain, dan hendaklah kalian menjadi hamba-hamba Allâh yang
bersaudara."
(HR. Muslim)
Rasa dengki tak boleh bersemayan di
hati karena hanya akan menggerogoti amalan shalih. Rasa ini hanya boleh pada
dua hal yaitu kepada orang yg diberi Al Qur'an dan membacanya dan orang
dermawan yang selalu berinfaq.
Rasulullah mengatakan:
Rasulullah mengatakan:
لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٍ آتَاهُ
اللهُ الْقُرْآنَ فَهُوَ يَقُوْمُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ ،
وَرَجُلٍ آتَاهُ الله مَالاً فَهُوَ يُنْفِقُهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ.
"Tidak boleh dengki kecuali kepada
dua orang : Orang yang diberi al-Qur’ân oleh Allâh kemudian ia melaksanakannya
di pertengahan malam dan pertengahan siang, dan orang yang diberi harta oleh
Allâh kemudian ia menginfakkannya di pertengahan malam dan pertengahan
siang." (HR.
Muslim)
Di bulan ramadhan suci ini,
bersihkan hati dari rasa dengki sebab rezeki atau karunia tak pernah salah
sasaran. Tidak mungkin engkau bisa menghilangkan nikmat yg telah Allah
takdirkan padaNya. Tak ada gunanya engkau selalu berhitung rezeki orang lain,
sebab sedikitpun tak akan pindah padamu. Karena itu sucikan hati dari rasa
dengki, buang ia jauh-jauh, karena rasa dengki adalah penyakit yang sulit
disembuhkan. Semoga kita semua terhindar dr penyakit hati ini. Amin
@Bogor, 25 Mei 2018, pukul 22.20
wib.
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Kita tutup dengan
membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك
أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya
Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment