
Taubatnya Hati ~ Ustadz
Syahrawi Munthe
Saat Nabi Adam As dan Hawa melakukan
kesalahan dan dosa, yaitu mendekati pohon yang Allah larang dan memakan
buahnya, Nabi Adam dan Hawa dihukum dan diturunkan ke bumi. Allah berfirman:
...وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ
ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
"...Kami berfirman:
"Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu
ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang
ditentukan"
(QS. 2 : 36)
Nabi Adam dan Hawa pun bersalah,
lalu mohon ampun pada Allah. Hatinya bertaubat dengan menyesali peristiwa
tersebut. Nabi Adam dan Hawa berdoa kepada Allah:
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ
لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
"Keduanya berkata: "Ya
Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak
mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk
orang-orang yang merugi."
(QS 7: 23)
Allah mengabulkan doa itu dan
memaafkan kesalahannya serta mengampuni dosanya. Firman Allah:
فَتَلَقَّىٰ آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ
عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
"Kemudian Adam menerima
beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya
Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. 2 : 37)
Taubatnya hati adalah penyesalan
mendalam atas kesalahan dan dosa. Memohon ampun pada Allah atas kekhilafan baik
sengaja ataupun tidak. Mohon ampun atas dosa yang dilakukan sungguh-sungguh
maupun tanpa sadar. Taubatnya hati adalah berserah diri, dan tunduk patuh pada
Allah.
...مَنْ خَشِيَ الرَّحْمَنَ بِالْغَيْبِ وَجَاءَ
بِقَلْبٍ مُنِيبٍ...
"....(Yaitu) orang yang takut
kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia
datang dengan hati yang bertobat.." (QS. 50:33)
Taubatnya hati adalah hati yang
takut pada Allah, takut atas azab yang pedih di akhirat kelak. Takut atas neraka
yang Allah ancamkan kepada orang-orang yang tidak mau kembali atau bertaubat
kepadaNya.
Bulan ramadhan adalah bulan ampunan.
Allah akan ampuni dosa-dosa. Oleh sebab itu manfaatkan ia dengan sebaik
baiknya. Mohon ampun padaNya atas kesalahan melangkah dlm kehidupan, kesalahan
mulut yang banyak 'racunnya', kesalahan telinga yang banyak mendengar perkataan
sia-sia, dan banyak kesalahan lainnya. Jikapun ternyata ramadhan ini terakhir
bagi kita, semoga menghadap Allah kelak dalam keadaan hati yang bertaubat.
@Bogor, 24 Mei 2018, pukul 22.15
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Kita tutup dengan
membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك
أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya
Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment