
Takutnya Hati ~ Ustadz Syahrawi Munthe
Jikalah ada rasa takut yang membuat
seseorang semakin dekat dengan sesuatu, maka rasa itu adalah takut pada Allah.
Sebaliknya takut selain pada Allah biasanya akan menjauh darinya. Takut pada
Allah membuat seseorang semakin bersungguh-sungguh memohon ampun padanya, takut
siksanya di akhirat kelak.
Islam mengajarkan agar rasa takut
hanya kepada Allah, bukan pada manusia. Firman Allah:
...فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ......
"...Karena itu janganlah kamu
takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku.." (QS. 5 : 44)
Rasa takut pada Allah (al khauf
minallah) sebanding dengan pengetahuannya dan kedekatannya pada Allah. Semakin
ia mengenal (ma'rifatullah) dan dekat dengan Allah maka rasa takut itu akan
semakin besar. Orang yang paling dekat dgn Allah adalah Rasulullah sehingga
beliau sangat takut padaNya. Sabda Rasulullah : “Sesungguhnya aku yang
paling mengenal Allah dan akulah yang paling takut kepada-Nya” (HR.
Bukhari-Muslim).
Rasa takut (khauf) berbanding dengan
kuatnya iman seseorang. Semakin kuatnya iman, semakin ia merasa kecil dihadapan
Allah. Seolah tak ada artinya dirinya dihadapan Allah, apalagi saat berdiri
dihadapanNya kelak di akhirat. Inilah yang membuat Umar bin Khattab begitu
takutnya pada Allah, sekalipun sdh dapat garansi masuk surga. Ia pernah berucap
: “Andai terdengar suara dari langit yang berkata: ‘Wahai manusia, kalian
semua sudah dijamin pasti masuk surga kecuali satu orang saja’. Sungguh aku
khawatir satu orang itu adalah aku" (Diriwayatkan Abu Nu’aim dalam Al
Hilyah)
Rasa takut (khauf) kepada Allah
adalah sumber kekuatan yang luar biasa. Inilah yang memacu para pejuang Islam
untuk terus berjihad di jalan Allah, untuk terus mengibarkan panji Islam,
menegakkan agama Allah. Jikapun sebagian mereka jadi tiada, insyaAllah mereka
syuhada yang Allah telah siapkan bagi mereka surga. Rasa takut kepada pasukan
kafir hanyalah bisikan-bisikan syetan dan kawannya orang-orang kafir.
Allah berfirman :
إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ
أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
"Sesungguhnya mereka itu tidak
lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya
(orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka,
tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (QS. 3 : 175)
Rasa takut pada Allah adalah tanda
derajat keimanan yang tinggi. Tanda bahwa ia takut bermaksyiat padaNya, takut
doanya tertolak, takut azabNya, dan takut ibadahnya tak diterima.
Rasa takut kepada Allah membuat
dunia seolah tak berguna. Karena ia akan mempertanggungjawabkan semua karunia
yang ia peroleh. Abu Hurairah, seorang sahabat Nabi, menjelang sekarat,
menangis dengan rasa cemas dan takut. Ia mengatakan, “Aku tidak menangis
karena urusan dunia kalian. Aku menangis karena telah jauh perjalananku, namun
betapa sedikit bekalku. Sungguh kelak aku akan berakhir di surga atau neraka,
dan aku tidak mengetahi mana yang diberikan padaku diantara keduanya” (Diriwayatkan
Nu’aim bin Hammad dalam Az Zuhd)
Ramadhan yang agung, bulan penuh
keberkahan, juga tarbiyah hati. Semoga dengannya hati kita semakin takut pada
Allah, agar terus semangat beribadah tetap membara untuk bekal di akhirat
kelak, bekal untuk bertemu dengan Allah.
@Bogor, 29 Mei 2018, pukul 22.24 wib
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Kita tutup dengan
membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك
أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya
Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment