Kajian Online WA
Hamba الله SWT
Rabu, 17 Januari 2018
Rekap Kajian Grup Bunda G6
Narasumber : Ustadzah
Malik
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini Ismayanti
Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan
mengagungkan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi
diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap
manisnya Islam dan indahnya ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam
kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan
menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.
AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad
SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana
membangakitkan ummat yang telah mati, mempersatukan bangsa-bangsa yang tercerai
berai, membimbing manusia yang tenggelam dalam lautan syahwat, membangun
generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan
menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.
Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangkah indahnya
kita awali dengan lafadz Basmallah
Bismillahirrahmanirrahim...
SIFAT-SIFAT ORANG MUNAFIK
KETIKA SHALAT
Orang MUNAFIK adalah Orang
yang Sebetulnya Musuh ISLAM, akan tetapi Menampakkan Ciri Seorang Muslim. SIFAT
yang akan kami Jelaskan disini adalah SIFAT SHALAT mereka.
Mengingat SHALAT adalah
IBADAH yang UTAMA, karena Bisa MENCEGAH kita Dari Berbuat KEJI dan MUNKAR.
Berikut ini Beberapa Ciri
SIFAT Orang MUNAFIK Dalam Mendirikan SHALAT ;
1. Merasa Berat Dalam
Mengerjakan Shalat SUBUH dan 'ISYA.
Abu Hurairah…رَضِىَ اللهُ عَنْهَ berkata bahwa,
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
bersabda: “Tidak Ada Shalat
yang paling Berat atas Kaum Munafik dari Shalat SUBUH dan 'ISYA.”
[ HR. Bukhari dan Muslim ]
2. Tidak Menghadiri Shalat
Berjama'ah di Masjid Bagi Lelaki.
Ibnu Mas’ud berkata,
“Aku telah Melihat bahwa
Orang yang Meninggalkan Shalat Jama’ah hanyalah Orang Munafik, di mana ia
adalah Munafik Tulen.
Karena Bahayanya
Meninggalkan Shalat Jama’ah sedemikian Adanya, ada Seseorang sampai Didatangkan
dengan Berpegangan pada Dua Orang sampai ia Bisa Masuk dalam Shaf.”
[ HR. Muslim no. 654 ]
3. Suka Mengakhirkan Waktu
Shalat.
Terutama Shalat ASHAR.
Anas bin Malik…رَضِىَ اللهُ عَنْهَ berkata: Aku Mendengar
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
bersabda: “Itu adalah
Shalatnya Seorang Munafik, ia Duduk Menunggu Matahari, sehingga jika Matahari
tersebut Terletak antar Dua Tanduk Setan ( mau Terbenam ), maka ia
Bangun ( Shalat ), ia SHALAT dengan CEPAT Sebanyak 4_raka'at, Tidak
Mengingat ALLAH di Dalamnya, kecuali SEDIKIT Sekali.”
[ HR. Muslim ]
4. Malas Mengerjakan
Shalat.
Firman Allāh سبحانه وتعالى,
ۦ.. وَلَا يَأْتُونَ ٱلصَّلَوٰةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَىٰ وَلَا يُنفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَٰرِهُونَ
”Dan mereka Tidak
Melaksanakan SHALAT, Melainkan dengan MALAS dan Tidak ( pula ) Menginfaqkan (
Harta ) mereka, Melainkan dengan Rasa enggan ( Terpaksa ).”
[ At~Taubat: 54 ]
5. Gerakan Shalat Terlalu
CEPAT.
Dari Abu Abdillah
Al~Asy’ari…رَضِىَ اللهُ عَنْهَ bahwa Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Melihat Seorang Laki² TIDAK
Menyempurnakan RUKU'_nya dan WAKTU SUJUD ( dilakukan Cepat se-akan-akan)
Mematuk dalam keadaan dia SHALAT. Maka
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
bersabda : ”Kalau Orang ini
Mati dalam Keadaan seperti itu, ia Mati di Luar Agama Muhammad, ia SUJUD
seperti Burung Gagak Mematuk Makanan.
Perumpamaan Orang RUKU’
Tidak Sempurna dan SUJUD_nya CEPAT seperti Orang Kelaparan Makan Sebiji atau 2
Biji Kurma yang Tidak Mengenyangkannya.”
[ HR. Ath~Thabrani ]
6. Pencuri SHALAT.
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda, “Se-buruk² Pencuri
adalah Seseorang yang MENCURI Dari SHALAT-nya.”
Para Sahabat bertanya :
"Bagaimana Seseorang Bisa MENCURI dari SHALAT-nya?"
Rasul menjawab: ”Ia TIDAK
Menyempurnakan RUKU’ dan SUJUD-nya.“
[ HR Ahmad ]
TUMA’NINAH saat SHALAT
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda: “Jika
engkau Berdiri Untuk SHALAT, Bertakbirlah, kemudian Bacalah yang Mudah bagimu
dari Al~Qur’an, kemudian Ruku’lah
sampai engkau Thuma’ninah dalam Ruku’,
kemudian Bangkitlah dari Ruku’ sampai engkau Thuma’ninah Beri’tidal, kemudian
Sujudlah sampai engkau Thuma’ninah dalam Sujud, kemudian Bangkitlah sampai
engkau Thuma’ninah dalam Duduk, dan Lakukanlah hal yang Demikian ini pada
seluruh Sholatmu.”
[ HR. Bukhari dan Muslim ]
Maka WAJIB Bagi kita untuk
Mendirikan SHALAT dengan THUMA'NINAH, karena hal tersebut Merupakan Salah
Satu RUKUN SHALAT, yang
Jika TIDAK Terpenuhi Menyebabkan BATAL-nya SHALAT.
Mari kita DIRIKAN SHALAT dengan
TENANG & NI'MATI-lah !!!
Semoga ALLAH Memberikan
Kemudahan bagi kita untuk Mempersembahkan AMAL IBADAH yang TERBAIK kepada~NYA.
Wallahu a'lam.
Semoga bermanfa'at.
TANYA JAWAB
Q : Terkadang kita sebagai
ibu rumah tangga yang multitalent disamping menjaga toko juga mengurus anak dan
memasak. kita terkadang sholatnya cepet-cepet (aishh) disaat anak sedang asyik
bermain, misal.. apakah kita juga termasuk golongan itu ustadzah??
A : Aayangku bagaimanapun
aktivitas Allah mesti menjadi prioritas, materi diatas adalah untuk muhasabah
bagi kita untuk memperbaiki kualitas sholat kita.
Q : Apakah orang jika
antara perkataan dan perbuatan tidak sama bisa dikatakan munafik??
A : Bisa dikatakan
iya...hanya saja semua org juga berproses utk belajar melakukan apa yang dia
katakan...wallahhu alam.
Q : Adakah dòa yang bisa di
baca supaya lebih khusyuk saat sholat?
Ustadzah, misal saat sedang
sholat pikirannya ngelantur kemana mana, perlukah istighfar atau lanjut aja
sholatnya?
A : Lanjutkan sholatnya...
Q : Bagaimana kita bisa
tahu/menilai seseorang atau diri sendiri sholatnya sudah khusyu'. Sementara
kadang ketika sholat masih suka muncul dipikiran hal-hal yang ada.
A : Hadirkan hati dan
berlakulah ihsan dalam sholatmu...seolah-olah engkau melihat Allah jika tak
mampu bangun keyakinan bahwa melihatmu...teruslah berusaha untuk khusyuk dengan
memperbaiki kualitas sholat dari persiapan hingga sholatnya...wallahu alam
Q : Bagaimana klo sholat
kita.... baik wajib maupun sunah lail misalnya.. kita ceritakan kpd teman... dengan
niat sebagai ajakan dakwah ustadzah... apakah termasuk sholat nya orang
munafik.
A : Semua bergantung dari
niatnya, jaga ia jangan sampai terbersit riya.
Q : Astaghfirullah..... saya
termasuk yang selalu menunda sholat ketika tiba waktu sholat. Kadang klo iman
saya lagi naik bisa sholat tepat waktu. Gimana caranya saya bisa istiqomah dalam
menyegerakan sholat dan khusyu dlm sholat.Apa ada doa khusus?
A : Pahami urgensi sholat
bahwa ia amalan yang pertama dihisab, jika baik sholatnya insyaAllah yang lain
pun baik,teruslah berproses untuk meningkat kualitas ibadah sholatmu. Perbanyak
pinta agar mampu khusyuk ketika berkholwat dengan-Nya.
Q : Bertanya ustadzah. Jika
sholat Kita selalu tidak khusu' padahal awal Niat khusu. Tapi dipertengahan inget
kegiatan sehari-hari. Apakah termasuk sholat orang munafik?
A : Berproses untuk mampu
khusyuk itu lebih baik bagimu. Teruslah belajar dan berusaha untuk khusyuk.
Alhamdulillah, kajian kita hari
ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan
bermanfaat. Aamiin....
Segala yang benar dari Allah
semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baikalauah langsung saja kita tutup
dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika
asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engakau ya Allah,
dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment