Rekap Kajian Online HA Ummi G-6
Hari/ Tgl: Selasa, 27 Maret 2018
Materi: Rugikah Membaca Al Quran?!!!
NaraSumber: Ustadz Kholid
Waktu Kajian:
Ba'da dzuhur
Editor: Sapta
====================
Sebagian orang malas membaca Al Quran padahal di dalam
terdapat petunjuk untuk hidup di dunia.
Sebagian orang merasa tidak punya waktu untuk membaca
Al Quran padahal di dalamnya terdapat pahala yang besar.
Sebagian orang merasa tidak sanggup belajar Al Quran
karena sulit katanya, padahal membacanya sangat mudah dan sangat mendatangkan
kebaikan. Mari perhatikan hal-hal berikut:
Membaca Al Quran adalah perdagangan yang tidak pernah
merugi
Allah
berfirman:
{ان الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ
وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ
تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ
شَكُورٌ (30)}
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab
Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami
anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu
mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan
kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
قال قتادة رحمه الله: كان مُطَرف، رحمه الله، إذا قرأ
هذه الآية يقول: هذه آية القراء.
“Qatadah (wafat: 118
H) rahimahullah berkata, “Mutharrif bin Abdullah (Tabi’in, wafat 95H)
jika membaca ayat ini beliau berkata: “Ini adalah ayat orang-orang yang suka
membaca Al Quran” (Lihat kitab Tafsir Al Quran Al Azhim).
Asy Syaukani (w: 1281H) rahimahullah berkata,
أي: يستمرّون على تلاوته ، ويداومونها .
“Maksudnya adalah terus menerus membacanya dan menjadi
kebiasaannya” (Lihat kitab Tafsir Fath Al Qadir).
Dari manakah sisi tidak meruginya membaca Al Quran?
1. Balasan Orang Yang Membacanya
Satu hurufnya diganjar dengan 1 kebaikan dan
dilipatkan menjadi 10 kebaikan.
عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ
فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ
أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».“
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca
satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut,
satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak
mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu
huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di
dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود
رضى الله عنه قَالَ : تَعَلَّمُوا هَذَا الْقُرْآنَ ، فَإِنَّكُمْ تُؤْجَرُونَ بِتِلاَوَتِهِ
بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَا إِنِّى لاَ أَقُولُ بِ الم وَلَكِنْ بِأَلِفٍ
وَلاَمٍ وَمِيمٍ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرُ حَسَنَاتٍ.
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu
‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian
diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan
itu untuk الم , akan tetapi untuk untuk
Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al
Ahadits Ash Shahihah, no. 660).
Hadits ini sangat menunjukan dengan jelas, bahwa
muslim yang membaca Al Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan
mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan
Sungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu Maha
Luas, meliputi seluruh makhluk, baik orang Arab atau ‘Ajam (yang bukan Arab),
baik yang bisa bahasa Arab atau tidak.
2. Kebaikan akan menghapuskan
kesalahan
Allah ta'ala berfirman:
{إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ} [هود: 114]“
“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu
menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)
3. Pertambahan Pahala Seiring
Pertambahan kuantitas bacaan
Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula
ganjaran pahala dari Allah.
عنْ تَمِيمٍ الدَّارِىِّ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ
قُنُوتُ لَيْلَةٍ»“
Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang
membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang
malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih
Al Jami’, no. 6468).
Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia jika
terjadi di dalam shalat.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ
أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلاَثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ قُلْنَا نَعَمْ. قَالَ « فَثَلاَثُ
آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثِ خَلِفَاتٍ
عِظَامٍ سِمَانٍ“
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan
bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah salah
seorang dari kalian jika dia kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta
yang hamil, gemuk serta besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Salah seorang dari kalian
membaca tiga ayat di dalam shalat lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga
onta yang hamil, gemuk dan besar.” (HR. Muslim).
4. Al Quran Selalu Memberikan
Kebaikan
Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan
kebaikan
عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها
قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ
السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ
فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ ».
“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar
membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu
taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya
dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).
5. Mendapatkan Syafaatnya
Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at
عَنْ أَبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ رضى الله عنه قَالَ سَمِعْتُ
رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى
يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ…
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu
‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallambersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada
hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Yakinkah anda dengan ini semua?
=================
TANYA - JAWAB
Tanya: Izin bertanya ustadz. Bagaimana
cara memaksa diri sendiri untuk lebih banyak berinteraksi dengan Al Quran, terkadang
ada saja yang menunda-nunda untuk lebih sering membaca dan memahami al quran?
Jawab: Sudah ana jawab. Kembali kepada keyakinan terhadap janji-janji Allah
Tanya: Assalammu'alaikum, mau nanya ustadz apa boleh ketika kita sujud berdo'a
membaca artinya saja terkadang membaca ayatnya lupa?
Jawab: Dalam sujud dilarang membaca al Quran tapi boleh berdoa dengan bahasa yang
difahami.
Tanya: Assalamualaikum Ustad, apakah boleh dalam keadaan haid belajar
menghapal Al Quran? Mohon di berikan penjelasannya dan dasar hadisnya. #pertanyaan
titipan dari ananda
Jawab: Boleh dan yang dilarang sebagian ulama adalah memegang mush-hab al
Quran.
Tanya: Assalamu'alaykum ustadz izin bertanya. Bagaimana jika kuantitas membaca Al Quran semakin bertambah tapi
terkadang tanpa sempat membaca artinya ustadz?
Jawab: Sekedar membaca hurufnya saja berpahala dan alangkah baiknya dengan
tambahan mengetahui arti dan kandungannya.
Tanya: Afwan ijin bertanya. Bagaimana cara yang mudah mengajak anak untuk
lebih banyak berinteraksi dengan al quran? Metode memberikan contoh sudah
dijalankan, juga dengan mengajak tilawah bersama, tapi ternyata masih susah
menumbuhkan kesadaran dalam diri anak mohon masukan ustadz, terimakasih
Jawab: Cara mudahnya adalah menjadikannya mencintai al Quran, hanya saja
bagaimana caranya agar anak cinta al Quran mudah-mudahan lain waktu bisa jadi
materi kajian di group ini.
Tanya: Izin bertanya lagi ustadz, dalam keadaan haid tadi ada sebagian ulama yang
melarang memegang mush-hab Al Quran. Mush-hab Al Quran yang bagaimana tadz? Apa
murni Al Quran tanpa ada terjemahannya atau mush-hab yang ada terjemahannya
tadz? Atau semua Mush-hab Al Quran? afwan ustadz pertanyaannya panjang.
Jawab: Demikian pendapat sebagian ulama tentang hal ini menyangkut mushhaf al
Quran seluruhnya. Namun yang rojih menurut ana sendiri hal itu tidak terlarang.
Ada juga untuk hati-hati tidak menyentuh langsung tapi dengan sarung tangan
atau pake alat untuk buka mushhafnya tanpa menyentuh langsung.
=================
Kita
tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa
Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha
Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang
haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat
kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment