•┈┈•❦•┈┈•❅❀❦❀❅•┈┈•❦•┈┈•
REKAP KAJIAN UMUM ONLINE HAMBA اللَّهِ
•┈┈•❦•┈┈•❅❀❦❀❅•┈┈•❦•┈┈•
Hari, Tanggal : Ahad, 29 Juli 2022
Waktu : 19.45-21.00 WIB
Narsum : Ustadzah Chici
Materi : The True Wonderfull Muslimah; Asiah binti Muzahim, Merelakan Istana
Untuk Meraih Surga
Moderator : Bunda Restu
Notulen : Bunda Sasi,
★★★★★★★★★★★★★★★★
MATERI
الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
Segala puji hanyalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Sang Penguasa alam semesta.
Yang Melimpahkan rejeki dan karunia tak terhingga kepada kita, hamba-Nya
الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ
Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun.
Yang saya cintai dan hormati karena Allah, Ustz. Dewi Kusnita dan para asatidzah di BPH Komunitas Hamba Allah, juga para member Hamba Allah.
Semoga Allah Rahmati dan berkahi kita semua aamiin.
Aamiin Allahumma aamiin
Semoga shalawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul tercinta, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya. Semoga kita termasuk ummat yang akan Rasulullah banggakan di Yaumil hisab nanti dan mendapat Syafaat Rasulullah.
Malam ini kita kembali mengulik contoh wanita wanita yang Allah jaminkan masuk Syurga lebih dulu...
Dari buku The True Wonderful Muslimah, semoga Allah mudahkan mendapatkan berkah ibroh dari paparan malam ini.
The True Wonderful Muslimah 2. Asiah binti Muzahim, Merelakan Istana untuk Meraih Surga
Menjadi wanita surga bagi seorang wanita tidaklah mudah. Sebab Rasulullah SAW menyatakan bahwa beliau diperlihatkan neraka, beliau mendapati mayoritas penghuninya adalah wanita. Sebaliknya diperlihatkan surga, betapa sedikit wanita yang berada di sana. Meskipun sulit, tidak berarti tidak bisa bagi kita yang mau berusaha. Hanya perlu saling berlomba agar kita termasuk dari yang terseleksi oleh Allah untuk meraih surga-Nya.
Kita bisa belajar dari beberapa sosok yang telah mendapatkan berita gembira dari Allah SWT atau Rasulullah SAW berupa nikmat surga. Diantaranya adalah Asiah binti Muzahim, istri Fir'aun sang raja durjana. Kenapa?
Rasulullah SAW bersabda : "Orang yang sempurna kemuliaannya dari kalangan laki-laki banyak, namun wanita yang sempurna kemuliaannya hanyalah Asiah atas semua wanita seperti keutamaan tsarid (jenis roti terbaik) atas segala makanan. (Muttafaq'alaih)
Asiah binti Muzahim, istri raja Fir'aun yang dijadikan simbol sebagai seorang istri penyabar adalah sosok wanita yang patut diteladani, dengan segala keteguhan dan kesabarannya. Meskipun beliau telah mendapat perlakuan buruk dari suami sekaligus rajanya.
Dia bukan sekedar seorang istri biasa, pendamping seorang lelaki yang luar biasa. Namun ia adalah seorang ratu bermahkotakan emas berhias berlian dan permata. Dialah ratu Mesir kuno yang wilayahnya bak surga Allah di dunia. Asiah binti Muzahim rela meninggalkan kemewahan hidup di istana megah demi meniti jalan Rabbnya.
Sungguh beliau telah mengalahkan seorang lelaki yang dengan kesombongannya mengaku sebagai Tuhan semesta alam. Dialah Asiah binti Muzahim. Dia berasal dari kabilah Arab di jazirah Arabiah. Ayahnya adalah seorang raja di antara sekian kerajaan yang tunduk di bawah hukum Mesir pada zaman kejayaannya. Di antara kebiasaan raja-raja dahulu adalah saling menjalin kekeluargaan dalam bingkai pernikahan. Jatuhlah pilihan Fir'aun untuk menyunting putri Asiah yang kemudian memiliki tempat istimewa di hatinya daripada istri-istrinya yang lainnya. Walaupun Asiah adalah seorang wanita yang mandul dan tidak bisa memberinya putra.
Semula Asiah adalah satu satunya wanita yang sangat dicintai oleh raja Fir'aun. Meski Fir'aun dikenal sebagai raja kejam yang tak segan segan melakukan pembunuhan terhadap siapa saja yang menentangnya, namun terhadap wanita ini, Fir'aun sepertinya masih bisa luluh perasaannya. Sebagai buktinya, ia bisa mengabulkan apa saja yang dimintanya. Salah satunya adalah mengangkat bayi Musa sebagai anak mereka, meski saat itu ia ketakutan luar biasa karena mimpinya.
Dikisahkan pula bahwa Asiah memang seorang wanita yang begitu cantik. Kecantikan wajah yang dimiliki juga diimbangi dengan keluhuran budi yang mulia. Maka tak heran, jika Fir'aun mau memberikan semua yang ia suka. Bahkan, Fir'aun membangunkan istana mungil di pinggir sungai Nil, khusus untuknya.
Di awal-awal kehidupan berumahtangga, tentu Asiah masih bisa merasakan kebahagiaan sebagai istri seorang raja. Namun kebahagiaan itu tidak bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama. Sejak Fir'aun mengaku diri sebagai Tuhan, sekaligus memaksa semua rakyat untuk menyembahnya, sejak itu pula tekanan batin mulai dirasakan Asiah. Paksaan Fir'aun supaya disembah dan diakui sebagai Tuhan tidak hanya berlaku bagi semua rakyat, namun juga terhadapnya. Dalam posisi seperti itu, Asiah tidak bisa berbuat banyak kecuali harus menuruti apa yang menjadi keinginan suaminya meski tak sesuai dengan kata hati dan nuraninya.
Asiah adalah contoh wanita yang begitu sabar menghadapi keburukan sikap dari sang suami. Meski suaminya terus memperlakukan buruk, namun tetap saja ia berusaha untuk sabar dan tabahnya sikap Asiah, sampai-sampai ia meninggal dunia karena siksaannya.
Sejak Musa bersama Harun berusaha untuk menyadarkan Fir'aun diam-diam Asiah mulai sadar bahwa Tuhan yang sesungguhnya bukanlah suaminya, melainkan Zat yang menciptakan bumi beserta isinya.
Saat Musa mendakwahi Fir'aun, ia menolak dakwah tersebut karena ia merasa sebagai tuhan yang tak bisa terkalahkan. Tidak hanya itu, ia juga menentang Musa untuk membuktikan siapa yang lebih berkuasa. Ia mengumpulkan penyihir-penyihirnya untuk bisa mengalahkan Musa. Pertandingan di tempat terbuka pun dimulai. Berakhir pada kekalahan para penyihir Fir'aun, bahkan mereka semua tunduk kepada Nabi Musa AS.
Diam-diam, Asiah turut menyaksikan pertandingan tersebut dan mulailah ia meyakini ajaran agama yang dibawa oleh Musa, anak angkatnya. Bertahun-tahun lamanya ia memendam ketidakpercayaan terhadap suaminya yang mengaku sebagai Tuhan.
Peristiwa yang baru disaksikannya adalah sebuah bukti dari kekuasaan Allah yang mampu membuka mati batinnya untuk menerima keimanan sebagai pegangan hidup. Seketika itu, Asiah menyatakan diri sebagai Muslim, bahkan dia juga berani berterusterang kepada Fir'aun yang akhirnya ia harus menerima siksaan yang tak pernah ia duga.
Fir'aun pun murka dan menjatuhkan hukuman kepadanya. Ia perintahkan algojonya agar melakukan penyiksaan kepada Asiah, yang olehnya dianggap murtad dari agamanya. Tubuh Asiah ditelentangkan di atas tanah di bawah terik sinar matahari. Kedua tangannya diikat kuat ke tiang agar tak lari. Wajahnya pun dihadapkan langsung ke arah sinar matahari, dengan harapan akan meninggalkan agama yang baru diyakininya.
Namun Allah SWT tidak akan pernah membiarkan hamba yang menyembah-Nya menderita. Setiap kali para algojo meninggalkan Asiah, segera malaikat menutup sinar matahari yang menyengat tubuhnya, sehingga langit menjadi teduh dan panas tak terasa olehnya.
Menyaksikan Asiah yang baik-baik saja, Fir'aun pun bertambah murka, kemudian menyuruh algojonya untuk membawa batu besar dan meletakkannya di atas tubuh Asiah, jika ia tetap beriman kepada Tuhannya Musa. Menyaksikannya itu, Asiah mendongakkan kepalanya ke langit seraya berdoa :
رَبِّ ابۡنِ لِىۡ عِنۡدَكَ بَيۡتًا فِى الۡجَـنَّةِ وَنَجِّنِىۡ مِنۡ فِرۡعَوۡنَ وَعَمَلِهٖ وَنَجِّنِىۡ مِنَ الۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَۙ
"Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim."
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya : Sesungguhnya Fir'aun mengikat istrinya dengan besi sebanyak empat ikatan, pada kedua tangan dan kedua kakinya. Dan saat itu ia telah meninggalkan Asiah terbelenggu, maka para malaikat menaunginya. Ketika itulah dia berdoa dengan doa di atas.
Saat para pengawal hendak membunuh Asiah dengan batu, terlebih dahulu Allah memerintahkan malaikat Izrail untuk mencabut nyawanya, sehingga Asiah tak lagi merasakan sakit. MaaSyaaAllah, begitu tegar jiwa Asiah dalam mempertahankan keimanannya. Sangat jarang hal ini kita dapatkan di kehidupan kita. Yang ada malahan demi kemewahan dunia, tidak sedikit wanita menggadaikan aqidahnya bahkan menjualnya dengan harga yang tidak seberapa. Sungguhlah pantas jika Allah mengabadikan kisah kesabaran dan ketabahan Asiah ini di dalam Al-Qur'an agar senantiasa kita baca dan kita ambil pelajaran berharganya.
Dari kisah di atas, kita mendapatkan beberapa keutamaan yang dimiliki oleh Asiah yang dapat kita ambil pelajaran dan hikmahnya, diantaranya sebagai berikut :
- Asiah adalah seorang wanita yang memiliki keyakinan yang kuat. Ia mampu mempertahankan akidah yang dibawa oleh Nabi Musa AS, meski Fir'aun tidak henti menyiksanya dan mengancamnya agar keluar dari agama Allah yang lurus. Dari sini, kita dapat mengetahui pengaruh iman yang benar saat menghadapi cobaan dan siksaan yang setiap saat menghadang seorang mukmin.
- Asiah adalah seorang wanita yang tidak tergiur dengan harta, kemewahan, tahta dan kekuasaan. Padahal, suaminya seorang raja yang sangat kaya, sangat besar kekuasaannya. Namun, ia memilih Rabbnya untuk meraih surga.
- Asiah adalah sosok wanita yang sabar dan cerdas dalam mengendalikan keadaan. Dapat kita lihat ketika ia merayu Fir'aun untuk tidak membunuh Musa. Saat itu, ia berkata yang artinya : (Dia) penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah mudahan dia bermanfaat kepada kita atau kita ambil dia menjadi anak, Sedang mereka tidak menyadari. (Al- Qashas: 9)
- Allah SWT memberikan karamah (kejadian luar biasa; dinaungi malaikat dan dicabut nyawanya agar tidak merasakan sakit) kepada hamba -hamba-Nya yang telah teruji didunia.
Bukanlah kesabaran jika masih mempunyai batas, dan bukanlah keikhlasan jika masih merasakan sakit.
★★★★★★★★★★★★★★
TANYA JAWAB
1. G1
Assalamualaikum, Ustadzah, bagaimana menyingkapi suami kita yang melarang menuntut ilmu agama seperti pergi mengaji, karena katanya pekerjaan rumah aja belum beres, kalau nurutin kerjaan rumah enggak ada abisnya? Jazakallahu khoir
Jawab (Ustadz Syaikhul Muqorrobin):
Waalaikumussalam wrwb. Suami kalau terpenuhi kebutuhan lahir batinnya, insya Allah tidak akan melarang-larang istri. Sebaliknya, suami juga penting memperhatikan kebutuhan lahir dan batin istri. Kunci dari permasalahan suami istri kebanyakan ada di komunikasi. Karenanya perlu duduk bersama dengan lapang dada, untuk berbicara, sebenarnya di mana masalahnya. Seringkali, larangan-larangan suami itu hanya perpanjangan dari masalah inti, yang mungkin istri juga tidak merasa. Mungkin suami merasa kurang dilayani, tapi sering ditinggal ngaji. Atau mungkin hasil ngaji istri selama ini, tidak dirasakan oleh suami, dst. Ibarat anak-anak, makin rajin ngaji harusnya makin berbakti kepada orang tua, bukan malah sibuk ibadah sendiri misalnya. Untuk mengubah pasangan kita, yang paling mudah dengan melihat dulu ke dalam diri kita. Jangan-jangan kita duluan yang perlu berubah, sebelum mengubah orang lain. Sambil terus doakan suami dengan ikhlas, agar juga tertarik dan semangat ngaji. Allahul musta'an.
2. G1
Assalamu'alaikum ustadz/ustadzah. Ijin bertanya. Apakah benar nanti di syurga Asiah akan menikah dengan Rasulullah saw?
Jawab (Ustadz Syaikhul Muqorrobin):
Waalaikumussalam wrwb. Saya tidak tahu. Saya belum pernah mendengar dalil yang shahih tentang hal itu.
💚💚💚💚💚💚💚
Marilah kita tutup kajian hari ini dengan bersama-sama membaca lafadz Hamdallah
Alhamdulillahi robbil'alamiin
Doa Penutup Majelis
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhaanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Yuk kita berdo'a untuk mempererat ukhuwah
اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ , قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَي مَحَبَّتِكَ وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ, وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا, وَأَدِمْ وُدَّهَا، وَاهْدِهَا سُبُلَهَاوَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْاوَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ, وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِيْ سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِاَللَّهُمَّ أَمِيْنَ وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini, telah berkumpul karena cinta-Mu, dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu, dan bersatu dalam dakwah-Mu, dan berpadu dalam membela syariat-Mu. Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya, dan kekalkanlah cintanya, dan tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup, dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu, dan indahnya takwa kepada-Mu, dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu, dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Ya Alloh perkenankan lah do'a kami.. Aamiin...
★★★★★★★★★★★★★★
Badan Pengurus Harian (BPH) Pusat
Hamba اللَّهِ SWT
Blog: http:_//kajianonline-hambaallah.blogspot.com
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @kajianonline_hambaallah
Telegram : https://t.me/arsip_kol_HA
The True Wonderfull Muslimah; Asiah binti Muzahim, Merelakan Istana Untuk Meraih Surga
Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, June 16, 2025
•┈┈•❦•┈┈•❅❀❦❀❅•┈┈•❦•┈┈•
REKAP KAJIAN UMUM ONLINE HAMBA اللَّهِ
•┈┈•❦•┈┈•❅❀❦❀❅•┈┈•❦•┈┈•
Hari, Tanggal : Ahad, 3 Juli 2022
Waktu : 19.30-21.00 WIB
Narsum : Ustadzah Chici
Materi : The True Wonderfull Muslimah; Khadijah binti Khuwailid
Moderator : Bunda Yayuk
Notulen : Bunda Sasi
★★★★★★★★★★★★★★★★
MATERI
الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
Segala puji hanyalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Sang Penguasa alam semesta.
Yang Melimpahkan rejeki dan karunia tak terhingga kepada kita, hamba-Nya
الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ
Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.
Yang saya cintai karna Allah Ustz. Dewi Kusnita, para ustadzah adminers Hamba Allah.
Semoga Allah Rahmati dan berkahi kita semua aamiin aamiin Allahumma aamiin.
Semoga shalawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul tercinta, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya. Semoga kita termasuk ummat yang akan Rasulullah banggakan di Yaumil hisab nanti dan mendapat Syafaat Rasulullah
Malam ini kita ngobrol ringan ya, ngapelin saya, ya ummahat wa ukhtifillah
Kita ngobrol dari mengulik sebuah buku The True Wonderful Muslimah
Yang bercerita bagaimana menjadi seorang muslimah yang bisa sukses dunia akhirat karena kita mencontohkan idola para shahabiah, para Ummahat yang hidup di sekitar Rasulullah, maupun seorang Muslimah yang namanya Allah jaminkan masuk Syurga terlebih dahulu.
Kenapa kita membahas kita sang ukhti Sholihah??
Karena sebuah keluarga, masyarakat, dan bangsa yang maju tak pernah lepas dari peran seorang wanita. Sebab wanita adalah salah satu pilar dari 3 pilar terpenting untuk tegaknya peradaban dunia. Dia adalah pendidik generasi bngsa, pendukung dan partner terpenting bagi para suami dalam menjalankan tugas dan amanah mereka.
Wanita diciptakan Allah sebagai poros kehidupan. Mereka dibebani misi untuk berjuang menjaga keseimbangan, harmoni, kedamaian dan cinta dalam setiap elemen keluarga, masyarakat dan bangsa.
Jadi kita sama-sama merujuk dulu pada kisah nyata para ummahatul mukminin dan wanita yang sudah Allah jaminkan masuk Syurga pertama dikalangan wanita.
Malam ini kita belajar dulu tentang ibunda Ummahatul mukminin Khadijah binti Khuwailid
The True Wonderful Muslimah
1. Khadijah binti Khuwailid, Cinta dan Pengorbanan Tiada Batas
Sebagai wanita atau istri, memang kita tidak akan bisa sempurna. Semua hal dimulai dari belajar untuk mendapatkan ilmu. Jika dengan ilmu saja kita kesulitan untuk mencapai sesuatu yang menjadi cita-cita kita, apalagi tanpanya. Marilah kita belajar dari ibunda tercinta Khadijah binti. Kenapa ?
Rasulullah SAW, bersabda:
"Sebaik baik wanita penghuni Surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Asiyah binti Muzahim istri Fir'aun, dan Marulyam binti Imran". (HR. Ahmad)
Dia adalah Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushay al-Quraisyiah Al-Asadiyah. Ibunya bernama Fatimah binti Zaidah bin Jundub. Beliau dilahirkan di Makkah tahun 68 sebelum hijrah. Ia berasal dari keluarga bangsawan Quraisy. Khadijah dididik dengan akhlak mulia dan terhormat sebagai seorang akhwat. Sehingga tumbuhlah ia dengan karakter yang kuat, cerdas dan menjaga kehormatan.
🌹
Di masa jahiliah, sebelum mengenal Rasulullah, Ummul Mukminin Khadijah dikenal sebagai seorang pedagang yang kaya raya. Ia bekerja sama dengan kaum pria dengan cara bagi hasil dalam berdagang. Karena laki-lakilah yang terbiasa melakukan perjalanan ke Syam untuk berdagang.
Pada suatu hari, Khadijah memiliki barang dagangan yang sangat banyak dan berkualitas. Ia membutuhkan mitra kerja yang bisa dipercaya. Maka ia memerintahkan pembantunya yang bernama Maisarah untuk mencari orang yang dapat bekerja sama. Akhirnya ia mendengar kisah tentang Muhammad bin Abdullah. Seorang laki-laki yang jujur dan berakhlak mulia. Tak diragukan lagi bahwa ia adalah laki laki yang dapat dipercaya.
Muhammad pun diminta untuk bekerja sama dengan Khadijah. Lalu terjalinlah kesepakatan. Khadijah menyertakan seorang budak laki-lakinya bernama Maisarah untuk membawa barang dagangan itu hingga Syam. Kemudian Muhammad mulai menjual barang dagangannya dan membeli barang lain yang beliau inginkan ketika berdagang di Syam. Sesampainya di Mekkah, beliau menemui Khadijah membeli barang bawaannya dari Syam. Beliaupun mendapat keuntungan berkali lipat.
Kita pastinya sudah tau seorang Khadijah binti Khuwailid sebelum bertemu Rasulullah dia seorang wanita dari kalangan bangsawan Quraisy, dan seorang kaya karena berbisnis.
Apapun Khadijah punya, dari harta kekayaan yang banyak, trah keluarga yang bangsawan sampai akhlak yang baik
Sepertinya kayak perempuan yang sempurna ya....
Khadijah sudah dengar nama Rasulullah yang begitu harum karena kejujuran , amanah, Fathonah dan akhlak baik lainnya. Sebelum Rasul menjadi Rasulullah ya. Akhlak baiknya sudah harum wangi....
Maka contoh Rasulullah lah jika anak kita ingin dipilih menjadi pemimpin ummat, jadilah ibu visioner yang bisa mendidik akhlak anak kita. Lalu bekerja samalah Khadijah binti Khuwailid dengan Rasulullah.
🌹
Setelah perjalanan dagang tersebut, Maisarah dan orang-orang disekitarnya menceritakan tentang kemuliaan akhlak Muhammad bin Abdullah dan sifat-sifatnya yang istimewa kepada Khadijah. Meski sebenarnya Khadijah telah menutup hatinya dari semua laki-laki setelah ditinggalkan oleh kedua suaminya terdahulu, namun cerita-cerita tentang akhlak Muhammad tersebut menjadikannya goyah dan berpikir ulang. Ia begitu kagum dengan seorang laki-laki yang begitu mulia akhlaknya. Tidak hanya mendengar, ia pun membuktikan dan mengujinya dengan mengajak kerja sama dalam bisnisnya. Semakin tampaklah amanahnya dan sifat-sifat mulia lainnya.
Singkat cerita, akhirnya terjadilah pernikahan antara dua orang mulia, Muhammad SAW dengan Khadijah binti Khuwailid. Rumah tangga keduanya berlangsung kurang lebih selama 25 tahun. Muhammad berusia 25 tahun dan Khadijah 40 tahun. Kedua pasangan mulia ini terus bersama hingga Khadijah wafat di usia 65 Tahun.
Itu adalah masa terlama kebersamaan Nabi SAW bersama istrinya, dibanding dengan istri-istri yang lain. Nabi tidak menikahi wanita lain saat bersama Khadijah. Hal itu karena kemuliaan yang dimiliki Khadijah. Ia juga memberi putera dan puteri: Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan si bungsu Fatimah adalah buah dari pernikahan keduanya.
🌹
Setelah lebih dari 10 tahun pernikahan, terjadilah peristiwa luar biasa pada diri Muhammad SAW. Saat beliau sedang bertahannus di Gua Hira; merenungkan tentang keadaan kaumnya saat itu, tiba tiba datang seorang laki-laki di hadapan beliau dan menyuruh beliau untuk membaca.
Beliau sangat ketakutan karena beliau bukanlah seorang yang bisa membaca dan menulis. Namun, laki laki itu beberapa kali mengulangi perintahnya. Dia adalah Malaikat Jibril kemudian malaikat itu berseru : "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. (Al- Alaq : 1).
Nabi berkali -kali menjawab bahwa beliau tidak bisa membaca. Akhirnya Malaikat Jibril menyampaikan Wahyu dari Allah, surat Al-'Alaq: 1-5.
Nabi segera pulang dalam keadaan takut dan gemetar. Kemudian sesampainya di rumah beliau meminta Khadijah untuk menyelimuti beliau. Mendapati suaminya dalam keadaan seperti itu, Khadijah berusaha untuk menenangkan beliau dan menghibur beliau. Ia tidak panik tatkala suaminya dalam kebingungan menerima Wahyu pertama. Ia jawab dengan yakin bahwa Allah tidak akan menghinakan suaminya. Jawaban itu ia kuatkan dengan alasan-alasan. Sehingga sang suami benar-benar merasa tenang.
Khadijah jatuh hati kepada Muhammad Rasulullah, menikah dan berjalanlah rumah tangga yang diberkahi Allah...
Beristrikan Khadijah yang bangsawan dan kaya raya, tapi akhlaknya baik membuat Rasulullah begitu nyaman dengan kebaikan khadijah. Rumah tangga karena kebaikan akhlak itu lebih utama dari sekedar materialisme.
Rasulullah begitu bahagia bersama Khadijah, karena Khadijah menerima kondisi Rasulullah yang ummi tapi berakhlak baik. Kalau kita liat zaman sekarang kebanyakan perempuan afwan nyaman dengan kekayaan suami, tapi Khadijah tidak.
Sampai suatu hari Rasulullah mendapatkan Wahyu dari Allah, Khadijah yang menenangkan ketakutan Rasulullah...Kita bisakah belajar dari Khadijah ketika suami kita mendapatkan masalah besar kita ikhlas menemani perjuangan dan perjalanan kehidupan suami kita
Di pandemik kemarin kita liat ya diberita kalau suami engga kerja istri minta cerai, ramai KUA masalah perceraian. Kita juga bisa lihat apakah setelah Khadijah hidup bersama Rasulullah masih kaya bin banyak hartanya???
🌹
Tidak cukup sampai di situ, ia bawa suaminya ke Waraqah, sepupu Khadijah, agar semakin tenang dengan peristiwa ajaib yang tengah terjadi. Perhatikanlah tahapan- tahapan Khadijah dalam menenangkan suaminya dalam menerima Wahyu, pasti semakin tampaklah kecerdasan dan kematangan jiwanya. Dan dialah juga yang pertama kali menyatakan keimanannya dihadapan Nabi SAW.
Setelah memeluk Islam, beliau korbankan hidupnya. Kehidupan yang tenang dan nyaman, berubah menjadi kehidupan yang menantang dan penuh gangguan. Kehidupan dakwah, jihad dan pengepungan. Keadaan tersebut sama sekali tak menjadikan cintanya pada sang suami berkurang, bahkan bertambah dari hari ke hari karena bertambah pula kecintaan Khadijah terhadap agama Islam. Ia senantiasa mendampingi dan mendukung suaminya mencapai tujuan yang diperintahkan Allah SWT.
Ketika orang orang Quraisy dan mengasingkan Bani Hasyim ke pinggiran Mekkah, Khadijah tak ragu untuk selalu pergi membersamai nabi ke manapun beliau pergi.
Waktu pengasingan dan boikot tersebut bukanlah waktu yang singkat. Bani Hasyim begitu menderita, kekurangan makan, sampai sampai mereka makan dedaunan karena tak ada makanan. Mereka seolah-olah akan mati kelaparan.
Bayangkan! Quraisy memboikot mereka dengan tidak menikahi mereka, tidak membeli atau menjual sesuatu kepada mereka selama tiga tahun. Penderitaan seperti apa yang akan terjadi kalau demikian keadaannya?
Dalam keadaan tersebut, Khadijah yang bukan bagian dari Bani Hasyim, tetap menemani sang suami. Padahal ia dulunya wanita kaya dan berkecukupan. Setelah itu, kehidupannya menjadi serba kekurangan. Pengorbanan-pengorbanan Khadijah inilah yang menjadikan Nabi senantiasa mengenang dan memujinya. Beliau SAW bersabda, "Cukup bagimu empat wanita terbaik di dunia: Maryam binti Imran (Ibunda nabi Isa), Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, dan Asiyah istri Fir'aun." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Khadijah wanita pertama yang memeluk Islam, dan beliau begitu gigih membantu perjuangan Rasulullah...
Harta kekayaannya pun habis dia sumbangkan untuk menyiarkan Islam, membantu sang suami berjuang untuk Islam. Khadijah begitu kokoh keimanannya hingga dakwah Islam lebih utama dia perjuangkan...Bagaimana dengan kita, siapkah kita sesiap Khadijah yang infaknya, sedekahnya seluruh hartanya habis untuk perjuangan Islam.
Karena kesabaran Khadijah inilah maka Allah menobatkan beliau sebagai wanita pertama yang masuk Syurga
🌹
Karena keutamaan Khadijah pula Allah SWT menitipkan salam untuknya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa pada suatu ketika Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW sambil mengatakan pada beliau: "Wahai Rasulullah. Ini Khadijah telah datang. Bersamanya sebuah bejana yang berisi lauk, makanan, dan minuman. Jika dirinya sampai, katakan padanya bahwa Rabbnya dan diriku mengucapkan salam untuknya. Dan kabarkan pula bahwa untuknya rumah di surga dari emas yang nyaman tidak bising dan merasa capai." (HR. Bukhari dan Muslim)
Ummul Mukminin Khadijah RA. wafat tiga tahun sebelum hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Saat itu, beliau berusia 65 tahun. Rasulullah SAW sendiri yang turun memakamkan jenazah sang istri tercinta. Dengan tangannya yang mulia, beliau memasukan jenazah Khadijah kekuburnya.
Wafatnya Ummul mukminin Khadijah sangat berdekatan waktunya dengan wafatnya Abu Thalib. Rasulullah benar-benar merasa sedih dengan wafatnya dua orang yang beliau cintai ini. Dua orang penolong dakwah beliau. Ditambah lagi, sang paman wafat dalam keadaan berada di atas agama nenek moyangnya. Karena begitu sedihnya Rasulullah, tahun ini pun dinamakan tahun kesedihan atau 'aamul huznu.
🌹
Demikianlah betapa Khadijah, Ummul Mukminin menjadi seorang istri sekaligus pasangan dan partner yang senantiasa rela berkorban dengan apapun untuk mendukung dakwah Rasulullah SAW. Dan semoga kita bisa menjadi partner dakwah bagi pasangan kita masing-masing hingga Allah menempatkan kita di surga nanti bersama Ummul Mukminin, Khadijah Ra. juga yang lainnya.
"Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang ketika ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Sungguh kita semua milik Allah, dan sungguh kepada-Nya lah kita kembali." (Al-Baqarah : 155-156)
🌹
Setelah Khadijah meninggal dunia, beliau masih senantiasa mengenang kebaikan-kebaikannya. Hal itu tidak jarang membuat istri-istri beliau terutama 'Aisyah yang masih sangat muda cemburu, meskipun setelah mendapatkan penjelasan tentang kelebihan-kelebihan Khadijah, cemburu yang dirasakan 'Aisyah itu menjadi reda. Disebutkan dalam sebuah riwayat dari 'Aisyah Ra., dia berkata:
"Aku tidak pernah merasa cemburu terhadap istri-istri Nabi melebihi kecemburuan ku pada Khadijah, dan aku belum pernah berjumpa dengannya. Akan tetapi, Rasulullah seingkali menyebutnya. Terkadang beliau menyembelih kambing lalu memotong-motong dan mengirimkannya pada teman-teman Khadijah. Sampai pernah aku mengatakan padanya: Seakan-akan tidak ada wanita lain di dunia ini kecuali Khadijah. Maka beliau menjawab: "Sesungguhnya dia itu wanita begini dan begitu , darinya aku dikaruniai anak." Dalam salah satu riwayat dikatakan: "Sesungguhnya aku dikaruniai buah hati darinya." (HR. Bukhari Muslim).
Dalam hadits lain dari 'Aisyah Ra. juga, dia bercerita: "Pada suatu hari Halah binti Khuwailid, saudari Khadijah, meminta izin pada Rasulullah SAW untuk masuk ke rumah, maka beliau menjadi teringat dengan suara Khadijah dan beliau mengatakan : Allahumma Halah binti Khuwailid. Dari situ (kata Aisyah) timbul kecemburuanku, sehingga aku berkata: Kenapa engkau selalu ingat pada wanita tua itu yang sudah mati, sudah tua, jompo lagi. Sedangkan engkau telah diganti Allah dengan wanita yang lebih baik. Kemudian beliau bersabda : "Allah belum pernah menggantikan yang lebih baik darinya. Dirinya telah beriman padaku tatkala manusia mengingkariku, dia mempercayaiku ketika orang lain mendustakanku, dirinya telah mengorbankan seluruh hartanya manakala orang lain mencegahnya dariku dan dengannya Allah memberi rezeki anak, tatkala hal itu tidak diberikan pada istri istri lainnya." (HR. Ahmad)
Alhamdulillah khalas ya ukhtifillah🧡
Kita tiru kehebatan Khadijah yang begitu sabar mendampingi suami disaat senang maupun susah
Khadijah juga begitu percaya pada perjuangan dakwah Islam hingga hartanya habis dia relakan untuk dakwah Rasulullah
Bisakah bersikap gigih bak Khadijah, belajar menuntut ilmu untuk menjadi seorang muslimah tangguh yang berjuang untuk islam
Bisakah kita sesabar khadijah setelah masuk Islam, setelah datang Islam begitu sabar belajar dan belajar untuk beramal Sholehah lebih baik lagi.
Alhaqqu mirRabbiik falaa takunannaa minal mumtariin
📝📝❤📝📝❤📝📝❤📝📝
Marilah kita tutup kajian hari ini dengan bersama-sama membaca lafadz Hamdallah
Alhamdulillahi robbil'alamiin
Doa Penutup Majelis
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhaanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Yuk kita berdo'a untuk mempererat ukhuwah
اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ , قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَي مَحَبَّتِكَ وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ, وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا, وَأَدِمْ وُدَّهَا، وَاهْدِهَا سُبُلَهَاوَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْاوَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ, وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِيْ سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِاَللَّهُمَّ أَمِيْنَ وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini, telah berkumpul karena cinta-Mu, dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu, dan bersatu dalam dakwah-Mu, dan berpadu dalam membela syariat-Mu. Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya, dan kekalkanlah cintanya, dan tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup, dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu, dan indahnya takwa kepada-Mu, dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu, dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Ya Alloh perkenankan lah do'a kami..
Aamiin...
★★★★★★★★★★★★★★
Badan Pengurus Harian (BPH) Pusat
Hamba اللَّهِ SWT
Blog: http:_//kajianonline-hambaallah.blogspot.com
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Telegram : https://t.me/arsip_kol_HA
Tim Posting June 12, 2025 New Google SEO Bandung, Indonesia

