
Keluhan Hati ~ Ustadz Syahrawi
Munthe
Seringkali harapan tak seindah
kenyataan, karena takdir Allah menentukan lain. Saat takdir melampaui harapan,
rasa syukur bergelora di dada, tapi tak semua orang siap dengan takdir yang jauh
dari harapan. Bahkan kadang imanpun tak sanggup menghalangi orang berputus asa,
lalu mengambil jalan pintas diluar nalar, jika takdir tak bisa diterima.
Begitulah memang manusia, kerapkali berkeluh kesah atas semua kondisi yang
tidak mengenakkan.
Allah berfirman:
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (19) إِذَا
مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (20) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (21) إِلَّا
الْمُصَلِّينَ (22) الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ (23)....
"Sesungguhnya manusia
diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia
berkeluh kesah; dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, kecuali
orang-orang yang mengerjakan salat, yang mereka itu tetap mengerjakan
salatnya...."
(QS. 70 : 19-23)
Keluhan hati bisa hinggap kepada
siapapun tapi Islam melarang kita untuk banyak larut di dalamnya. Urusan dengan
akhirat sungguh sangat besar, makanya berkeluh kesah di dunia pada hakikatnya
tidaklah berguna. Allah telah cukupkan kepada manusia segala keperluannya, yang
jika itu dihitung, rasanya tak mungkin. Siapa yg bisa mengembalikan penglihatan
jika Allah membuatnya buta, siapa yg bisa membuat bicara jika Allah takdirkan
bisu? Dan itu semua tidak bisa dibandingkan dengan materi.
Allah berfirman:
وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ
تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ
كَفَّارٌ
"Dan Dia telah memberikan
kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika
kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.
Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat
Allah)." (QS.
14: 34)
Keluhan hati hanya akan membuat diri
menderita. Seolah Allah tak peduli dengan kehidupannya. Padahal setiap ia
berdoa, Allah mendengar dan mengabulkannya. Mungkin kita yang tak sadar
bagaimana cara Allah mengabulkannya. Pun keluhan hati kerapkali terucap dan
curhat pada orang lain, yang belum tentu orang lain itu bisa menyelesaikannya.
Keluhan hati harusnya hanya pada Allah semata, sebagaimana dahulu orang-orang
shalih mengadu pada Allah mulai dari hal kecil hingga masalah besar. Mengadu
kepada Allah karena Allah begitu dekat dan mengabulkan doa. Allah berfirman:
وَ إِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى
قَرِيْبٌ أُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya
kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku
mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS 2: 186)
Keluhan hati harusnya sirna karena
Allah lebih dekat dari urat leher. Allah sangat dekat untuk menyelesaikan semua
sumber keluh kesahnya hati. Allah berfirman:
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ
الوَرِيْدِ
“Kami lebih dekat kepadanya daripada
urat lehernya” (QS.
15 : 16).
Keluhan hati biarlah larut dalam
doa, sembari sembah sujud kepadaNya. Sebab meminta hanyalah padaNya, memohon
hanyalah padaNya. Semua kesusahan dalam hidup pada hakikatnya Allah lah yang
menghilangkan, bukan manusia atau makhluk lainnya. Allah berfirman:
أَمِنْ يُجِيْبُ المُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَ
يَكْشِفُ السُّوْءَ
“Atau siapakah yang memperkenankan
(doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang
menghilangkan kesusahan.”
(QS. 27: 62)
(QS. 27: 62)
Keluhan hati tak perlu jadi
penghalang untuk meraih hidup bahagia. Bahagialah karena ada Allah, ada al
Qur'an, ada sunnah-sunnah Nabi yang mendatangkan keberkahan, ada Islam sebagai
jalan hidup.
Bulan ramadhan akan menjadi pusat
pelatihan untuk menjadi sabar, tidak mudah berkeluh kesah, saatnya untuk
menguatkan hati agar tahan dari semua peristiwa yang tidak mengenakkan. Semoga
kita berhasil.
@KRL (tidak tuntas, difinishing di
rumah), 21 Mei 2018, pukul 22.10 wib.)
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Kita tutup dengan
membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك
أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya
Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment