
By Ustadz Dodi AbuEl
Tanya #11
Saya pernah mendengar bahwa jika
Rasulullah ﷺ melakukan
safar tidak mengerjakan sholat sunnah, berlakukah jika saya safar dan tidak
mengerjakan sholat tarawih ....?
Jawab:
Salah satu rutinitas Nabi ﷺ dan para sahabat ketika safar, mereka meninggalkan shalat semua shalat sunnah rawatib, selain qabliyah subuh.
Salah satu rutinitas Nabi ﷺ dan para sahabat ketika safar, mereka meninggalkan shalat semua shalat sunnah rawatib, selain qabliyah subuh.
Hafs bin Ashim (keponakan Ibnu Umar)
menceritakan, Kami pernah melakukan safar bersama Ibnu Umar. Ketika datang
waktu dzuhur di sebuah jalan menuju Mekah, beliau mengimami shalat dzuhur
dengan qashar. Ketika sedang persiapan untuk melanjutkan perjalanan, beliau
melihat ada beberapa orang yang melakukan shalat sunah ba’diyah. Kemudian Ibnu
Umar mengatakan,
لَوْ كُنْتُ مُسَبِّحًا لَأَتْمَمْتُ صَلَاتِي ،
يَا ابْنَ أَخِي ، إِنِّي صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فِي السَّفَرِ ، فَلَمْ يَزِدْ عَلَى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى قَبَضَهُ
اللَّهُ ، وَصَحِبْتُ أَبَا بَكْرٍ فَلَمْ يَزِدْ عَلَى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى قَبَضَهُ
اللَّهُ ، وَصَحِبْتُ عُمَرَ فَلَمْ يَزِدْ عَلَى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى قَبَضَهُ
اللَّهُ ، ثُمَّ صَحِبْتُ عُثْمَانَ فَلَمْ يَزِدْ عَلَى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى
قَبَضَهُ اللَّهُ
Kalau tadi saya shalat sunah, lebih
baik saya genapkan shalat dzuhurku. Hai keponakanku, saya pernah menyertai
Rasulullahﷺ ketika safar. Beliau tidak shalat
lebih dari 2 rakaat, hingga اللّهُ mewafatkan beliau. Saya pernah
menyertai Abu Bakr ketika safar. Beliau tidak shalat lebih dari 2 rakaat,
hinggaاللّهُ mewafatkan
beliau. Saya pernah menyertai Umar ketika safar. Beliau tidak shalat lebih dari
2 rakaat, hingga اللّهُ mewafatkan beliau. Saya pernah
menyertai Utsman ketika safar. Beliau tidak shalat lebih dari 2 rakaat, hingga اللّهُ mewafatkan
beliau. (HR. Muslim
1112)
Sedangkan Shalat tarawih di
bulan ramadhan merupakan qiyam lail [sholat malam], yangاللّهُ Ta'ala
puji mereka melalui firman-Nya,
الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ . آخِذِينَ
مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ. كَانُوا
قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang
bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil
menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia
adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. di dunia mereka sedikit sekali
tidur diwaktu malam.
(QS. Ad-Dzariyat: 15 – 17)
Hal ini dipraktekkan oleh Nabi ﷺ dimana Ibnu
Umar menceritakan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي السَّفَرِ عَلَى رَاحِلَتِهِ حَيْثُ تَوَجَّهَتْ بِهِ
يُومِئُ إِيمَاءً ، صَلَاةَ اللَّيْلِ ، إِلَّا الْفَرَائِضَ ، وَيُوتِرُ عَلَى
رَاحِلَتِهِ
Nabi ﷺ shalat
di atas tunggangannya ketika safar dengan menghadap mengikuti arah
tunggangannya., dan beliau shalat dengan cara isyarat. Beliau melakukan *shalat
malam* di atas kendaraan, namun selain wajib. Beliau juga witir di atas
kendaraan. (HR.
Bukhari 945)
Maka... Lakukanlah ibadah atau
amalan sholat tarawih baik mukim maupun safar yaa
Demikianlah fiqih ringkas Ramadhan
Series. kita kali ini, semoga اللّهُ Ta'ala
melindungi kita semua.
Nantikan Series lanjutannya.
والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه
وبركاته
•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•
Kita tutup dengan
membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin
Doa Kafaratul Majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك
أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya
Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah
melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum
warahmatullaahi wabarakaatuh
================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment