Home » , » Muslimah Yang Sukses Dunia dan Akhirat

Muslimah Yang Sukses Dunia dan Akhirat

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, November 14, 2018


Hasil gambar untuk sukses dunia akhirat
Rekap Kajian Online HA Ummi G3
Hari,Tgl: Jumat, 5 Oktober 2018 
Materi: Muslimah Yang Sukses Dunia dan Akhirat
Narasumber: Ustadzah Maryam
Waktu Kajian: 16.30 WIB - selesai
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖







Bagaimana muslimah bisa sukses...mari kita baca bersama Akselerasi Sukses

    Siapa yang tidak ingin menjadi orang sukses? Tentu semua orang menginginkannya karena itu adalah fitrah manusia. Oleh karena itu kita lihat semua orang mempunyai cita-cita untuk meraih kesuksesannya.
    Sayangnya, di era modern ini sukses selalu identik dengan kekayaan, kedudukan dan kekuasaan. Sudah tidak begitu banyak lagi orang yang beranggapan terpeliharanya iman, akhlak bahkan ketekunan dalam beribadah sebagai prestasi. Itu mengapa tidak banyak orang yang benar-benar serius memelihara imannya. Agama tidak lebih dari ritual dan seremonial belaka.

Kondisi tersebut mengantarkan sebagian umat Islam cara berpikir pragmatis/instan, akibatnya mereka tidak mampu memahami hakikat kebahagiaan.

Padahal hakikat yang sejati terletak pada kuatnya iman, kokohnya akidah dan tegaknya amal ibadah dalam diri setiap muslim dan muslimah.
  
Dengan begitu juga akan terbangun mental kerja yang lebih kuat daripada mereka yang tidak terpelihara imannya. Bagaimana bila seorang muslimah tidak memiliki iman yang tidak kokoh, banyak contoh yang akhirnya mengambil jalan pintas dengan berbuat yang tidak sesuai syariat, nauzubillah.

Dalam  bahasa Inggris dikenal motto, "Doing the best what can I do.”
"Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri "Al Isra ayat 7.

Bagaimana sukses hakiki bagi seorang muslim dan muslimah?
Tentu tiada lain adalah keridhoan Allah SWT.

Mungkinkah kita mendapatkannya
Keridhoan Allah akan diberikan kepada saja yang bermujahadah ingin mendapatkannya. Tidak peduli orang miskin, kaya, tampan, cantik, besar, pendek, putih, hitam, pejabat atau rakyat sekalipun.
Semua InsyaAllah mendapatkan peluang itu, tinggal bagaimana mujahadah masing-masing kita untuk mendapatkannya.
Baik sekali kalau kita bisa bersinergi dengan suami untuk bertasbiqul khairat dalam mencari ridhoNya agar hadir ruh dan semangat utk berkumpul di jannah-Nya InsyaAllah

Bunda-Bunda sholihah, banyak cara kita meraih kesuksesan dengan formula ibadah sebagai penunjang dan menentukan tujuan. Lalu sebenarnya apa yang menjadi tujuan hidup kita?
Buatlah tujuan hidup kita hanya untuk mendapat ridho Allah semata
Karena jika kita hanya bertujuan pada dunia saja maka akan mendapatkan kesenangan di dunia saja tanpa ada balasan akhirat.

Dan carilah pada apa yg telah di anugerahkan Allah kepadamu  kebahagian negeri akhirat dan jangan kamu lupakan bahagianmu dari duniawi Al- Qashash  77

Bagaimana akselerasi bisa terwujud, cobalah secara berkala melakukan kebaikkan yg baru

Mari kita berusaha menjadi orang yg cepat saat dpanggil oleh Allah lewat seruannya ketika adzan. Jangan entar..entar...tapi segera enter~masuk/ kerjakan. Bila bersegera dalam beribadah kepada Allah dalam segala aspek kehidupan dan melakukan banyak percepatan maka kita akan menuai"omset " pahala dari ALLAH InsyaAllah

Mulai besok niatkan sholat dhuhanya akan di tambah menjadi 4 raka'at, semoga dengan berjalannya waktu akan terbiasa menjadi 8 raka'at

Buat target tilawah bisa ditambah dengan tarjim walaupun 1 lembar/ hari. Semoga yang biasanya 1 juz, kedepan bisa tambah InsyaAllah

Sholat lail yang di sertai doa, semoga bisa memotivasi kita untuk bangun walaupun hanya 3~4x perhari

Dalam harta kita ada hak orang lain maka keinginan untuk bersedekah seolah tidak mau ketinggalan ketika ada seruan/mobilisasi untuk meringankan saudara/tetangga
Yakin saja jika kita memberi maka Allah akan mengganti karena sedekah adalah kunci utama memperlancar rizqi.

#hartanya InsyaAllah juga menjadi barokah, di dunia dicukupkan kebutuhannya  dan kelak menjadi tabungan di akhirat InsyaAllah

Masih banyak tentunya hal-hal yang baik dan baru yang bisa dilakukan untuk percepatan, tergantung usaha dan do'a. Setelah itu bertawakallah karena segala sesuatu yang kita capai dan harapkan hanyalah milik Allah  yang telah di amanahkan kepada kita. Semua perlu di syukuri dengan memperbanyak kebaikkan lainnya dan tidak boleh sombong atas amanah itu.

Semoga ini bisa menjadi insipirasi…

Rasulullah saw. pernah duduk bersama para Sahabat-Sahabatnya dan menanyai mereka

dimulai dari (Abu Bakr)
Apa yang engkau cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : *yang saya cintai dari dunia ini ada tiga:
-Duduk di hadapanmu SAW.
-Melihatmu SAW.
-Menginfaqkan hartaku untukmu SAW

Dan engkau wahai (Umar),
apa yang kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : *yang saya cintai dari dunia ini ada tiga:
-Mengajak kepada kebenaran walaupun secara sembunyi-sembunyi.
-mencegah kemungkaran walaupun secara terang-terangan.
-mengatakan yang haq (benar) walaupun itu pahit.

Dan engkau wahai (Utsman), apa yang kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : *yang saya cintai dari dunia ini ada tiga:
-Memberi makan.
-Menyebarkan salam.
-Dan shalat di malam hari di saat manusia tidur.

Dan engkau wahai (Ali), apa yang kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : *yang saya cintai dari dunia ada tiga:
-Memuliakan tamu.
-Berpuasa di musim panas.
-Dan membunuh musuh dgn pedang.

Kemudian Nabi saw. menanyai (Abu Dzar Al-Ghifary), apa yg kamu cintai di dunia ini?
Ia berkata : *yang saya cintai di dunia ini ada tiga hal:
-Rasa lapar.
-Sakit.
-Dan mati.

Kemudian Nabi saw. berkata kepadanya : Mengapa?

*Maka (Abu Dzar) menjawab :
Saya mencintai rasa lapar agar hatiku menjadi lembut. Saya mencintai sakit agar dosaku berkurang.
Dan saya mencintai mati agar aku dapat bertemu dengan Rabbku.

Kemudian Nabi saw. bersabda:
Aku telah dijadikan mencintai tiga hal dari dunia kalian ini:

Wangi-wangian (parfum)
Dan dijadikan penyejuk mataku di dalam shalat
Wanita Shalihah

Dan pada waktu itu turun (Jibril as.) dan mengucapkan salam kepada mereka dan berkata : Dan saya mencintai tiga hal dari jdunia kalian :

..Menyampaikan risalah (pesan).

..Menunaikan amanah.*

..Dan mencintai orang-orang miskin.

*Kemudian ia naik ke langit dan turun kembali dan berkata :
Allah azza wa jalla *mengucapkan salam kepada kalian dan mengatakan : *sesungguhnya Ia mencintai tiga hal dari dunia kalian :

..Lidah yang senantiasa berdzikir.

..Hati yang khusyuk.

..dan jasad (tubuh) yang sabar atas musibah.

Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya.
Maha suci Allah Yang Maha Agung.

Alhaqqu birrobbika falaa takuunanna minalkhoosirin, yg benar datangnya dari ALLAH dan yg salah dari saya yg dhoif. Astaghgirullah...mohon di maafkan, smg Allah berikan hidayahNya untuk kita semua dan mudah meraih ke  suksesan di dunia dan akhirat kelak..aamiin ya ALLAH


===========
TANYA JAWAB


T: Afwan ijin bertanya bunda, bagaimana seorang muslimah yang hidupnya merasa selalu diuji ya bunda?? Apakah karena banyaknya dosa meski sekecil ghibah dalam hati?
J: Baik InsyaAllah saya akan coba jawab, walaupun ini beda tema hari ini ya bunda.
Kembali kepada keimanan, karena bahwa di beberapa ayat (buka Al-mulk ayat 2) Allah mengingatkan bahwa "siapa yang lebih baik amalnya" setelah ujian datang terpuruk imannya atau menjadi lebih dekat kepada ALLAH.
Sebenarnya kekayaan juga ujian tapi banyak yang mengira itu adalah kesenangan, padahal itu juga bisa menjadikan manusia lupa, nauzubillah.


T: Izin bertanya, bagaimana jika dalam keluarga hanya istri yang berusaha untuk terus memperbaiki ibadah sementara suami cuek-cuek saja dan tidak ada niat untuk belajar, jika diingatkan seolah-olah tidak dengar.
J: Itulah perlunya di awal pernikahan untuk punya komitmen bersama tapi kalau sudah terlanjur, InsyaAllah tidak terlambat untuk menyamakan persepsi dan tujuan kita berkeluarga bukan di dunia saja kita kumpul tapi di akhirat sendiri-sendiri. Minimal mari kita pelan-pelan ajak suami ke pengajian ahad pagi, kajian dhuha di masjid-masjid Raya. Coba tanya teman untuk pengajian bapak-bapak.


T: Afwan bunda, ijin bertanya. Sebatas apa kesabaran kita mengingatkan kewajiban syariat islam kepada keluarga, karena kadang terasa sangat sulit. Mohon penjelasannya.
J: Sabar tidak ada batasnya bunda, memang butuh perjuangan dan kerjasama dengan suami. Kembali kepada visi misi bersama apalagi kalau anak-anak sudah remaja, kudu ada waktu untuk duduk bersama mengkaji  ilmu-ilmu agama. Minimal panggil ustadz yang kita kenal baik akhlaknya dan kompeten di bidang syariah yang bisa menyiram "hati" agar ruhani senantiasa bersinar dan keluarga juga damai. Mengingatkan kewajiban syariat, ajak anak dialog baik-baik bukan dengan omelan apalagi anak remaja kudu pelan-pelan malah dengan diajak makan diluar InsyaAllah lebih mengena.
Contoh, kita dalam menjalakannya semoga juga menyadarkannya anak-anak, Alhamdulillah dengan di iringi do'a juga. Semua butuh proses ya bunda-bunda, semoga dengan kita berusaha dan do'a Allah memberikan hidayahNya. Aamiin InsyaAllah





•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official




Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!