Home » , , » Ketika Hasil tidak Sesuai Keinginan

Ketika Hasil tidak Sesuai Keinginan

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, December 22, 2021

REKAP KAJIAN UMUM ONLINE HAMBA اللَّهِ
•┈┈•❦•┈┈•❅❀❦❀❅•┈┈•❦•┈┈•
Hari, Tanggal : Jumat, 4 Desember 2020
Waktu : Ba'da Ashar
Narsum :Ustadzah Bunda Malik
Materi : Ketika Hasil tidak Sesuai Keinginan
Moderator : Yanti
Notulen : Tini
 
★★★★★★★★★★★★★★★★
 
MATERI
 
KETIKA HASIL TIDAK SESUAI KEINGINAN, MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT
 
 
Begitu banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita selaku hambanya, mulai dari nikmat hidup, nikmat sehat, nikmat berkeluarga, nikmat bersilaturahmi, hingga nikmat yang paling tinggi yaitu nikmat iman dan islam. Seringkali kita lupa terhadap nikmat yang Allah berikan kepada kita, namun dengan kemaha rahim dan rahman Nya, Allah swt tidak pernah mencabut secara menyeluruh nikmat yang Allah berikan kepada hambanya. Bahkan kalau kita menelaahnya secara seksama, tidak ada satu detik pun yang terlepas dari nikmat Allah swt dalam kehidupan sehari-hari kita.
Penting bagi kita semua, untuk mensyukuri nikmat Allah swt
 
Sebagaimana firman Allah swt dalam Qur’an Surat Ibrahim ayat 7:
 
‎وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
 
Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, “Sesungguh­nya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”.
 
Bersyukur kepada Allah swt itu bisa dengan berbagai cara
Penting bagi kita semua untuk mengedapankan rasa syukur dalam kehidupan kita, ketimbang banyak mengeluh, karena dibanding dengan masalah-masalah yang kita punya, niscaya nikmat yang Allah berikan kepada kita itu jauh lebih besar. Maka hendaknya apapun yang terjadi kita senantiasa tetap bersyukur kepada Allah swt.
 

Cara bersyukur kepada Allah swt bisa dengan 4 cara, diantaranya yaitu :
 
1.       Dengan cara menjaga dan menggunakan sebaik baiknya.

Menjaga nikmat yang Allah berikan kepada kita dan menggunakan dengan sebaik-baiknya merupakan bagian dari rasa syukur kita kepada Allah swt. Karena dengan kita menjaga dan menggunakan dengan sebaik-baiknya maka kita telah menjalankan amanah yang Allah titipkan kepada kita. Maka dari itu janganlah diantara kita semua menyia-nyiakan nikmat yang Allah berikan terlebih kita menggunakannya kepada hal yang tidak diridhoi Allah, alih-alih Allah akan menambahkan nikmat tersebeut melainkan Allah akan murka dan mencabut nikmatnya.
 

2.       Meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan tersebut datangnya hanya dari Allah SWT semata.

Hal ini menjdai penopang keimanan kita kepada Allah swt, karena tidak sedikit ketika kita mendapatkan suatu kenikmatan yang mana nikmat tersebut Allah pelentarakan kepada makhluknya, kita seringkali lebih cenderung bersyukur kepada mahluknya, dan lupa kepada Allah sebagai hakikat  pemebri nikmat yang jelas nikmat tersebut hakikatnya adalah pemberian dari Allah swt. Maka dari itu perlu kita perbaiki dan benahi dengan meyakini segala bentuk kenikmatan yang kita dapatkan itu berasal dari Allah swt, dengan senantiasa menambah keimanan kita dan rasa syukur kita kepada Allah swt.
 

3.       Selalu berpikir/berperilaku baik (husnuzhan).

Khusnudzon atau berprasanngka baik kepada Allah adalah kunci rasa syukur kepada Allah swt. Karena nikmat yang Allah berikan kepada hambanya, tidak selalu berupa kesenangan dan kebahagiaan, tetapi terkadang nikmat yang Allah berikan kepada hamba-Nya bisa berupa ujian dan rasa sedih. Namun dalam hal ini kembali kepada bagaimana kita menerimanya. Jikalau kita menerimanya yang demikian hanya semata ujian, maka tiadak lain tidak akan ada hikmah yang kita dapatkan. Namun ketika ujian tersebut kita gali hikmahnya dan kita syukuri atas kejadian tersebut, maka akan banyak hikmah yang kita dapatkan, bahkan bisa jadi terselip kenikmatan yang Allh berikan kepada hambanya yang bersyukur.
 

4.       Menjalankan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala yang dilarangnya.

Sangat jelas, sebagai hambanya kita senantiasa ditungtut untuk m enjalankan segala perintah Allah swt, dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan yang demikianlah itu merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah swt kita telah diciptakn sebagai hamabanya, dan telah diciptakan dengan bentuk yang sempurna, dan menjadi kholipah atau pemimpin di muka bumi ini.
 
Bersyukur adalah ciri orang yang beriman, karena syukur adalah cara menunjukan bahwa adanya nikmat Allah pada diri kita. Orang yang bersyukur adalah orang yang senantiasa khusnudzon kepada Allah swt,  dan merupakan orang yang tahu diri bahwa dirinya tidaklah terlepas dari segala kenikmatan yang berikan kepadanya.
 
Wallahu alam
 
 
 
***************
TANYA JAWAB
 
 
1.       Bagaimana kita bisa melihat ujian dan rasa sedih sebagai nikmat? Karena seringkali jika ada ujian, maka otomatis kita mengeluh dan menangis?
Jawab:
Yakini bahwa semua yang berlaku atas kehendakNya, dan tentu ada hikmahnya, menangis tak mengapa saya sedih pun tak mengapa, yang tak boleh berlarut-larut dengan kesedihan, berbaik sangka kepadaNya.
 
2.       Jika ujian dan kesedihan itu kita lihat sebagai nikmat, apakah berarti kita tidak boleh bersedih dan menangis saat mendapat ujian kesedihan?
Jawab :
Silahkan sayang, mau menangis tapi jangan meratapi, bersedih silahkan tapi jangan didramatisir, berpikir positif dan realistis, tentu semua yang berlaku berhikmah
 
3.       اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ
Maaf Ustadzah saya mau bertanya.kadang keinginan kita tidak sesuai apa yang kita harapkan padahal sudah tahu mungkin itu belum tentu baik buat kita dan kadang rasa syukurpun itupun berkurang,, bagaimana Ustadzah untuk selalu menjaga rasa syukur nikmat dari Allah SWT?
Jawab :
Terus bangun positif thingking bahwa Allah sayang, bahwa Allah cinta bahwa semua yang berlaku adalah kasih sayanngNya. Perbanyak istighfar dan pupuk selalu rasa syukur
 
4.       Assalamu'alaikum wrwb, mau tanya, bagaimana menyikapi keadaan yang tidak enak tapi itu justru menyelamatkan dengan kondisi yang tidak enak tersebut?
Jawab :
Waalaikumussalam. Syukuri apapun yang berlaku karena skenarionya Allah selalu berbuah nikmat sekalipun tidak mengenakkan
 
5.       Izin bertanya. Terkadang sebagai makhluk, merasa lelah atau merasa buruk atas kesalahan atau keadaan adalah suatu kebiasaan atau sebuah fitrah. Namun apakah boleh setelah itu kita baru bersyukur? Karena memang terkadang sifat manusia berfikir yang tidak-tidak di awal. Contohnya seperti mengeluh terkait pekerjaan? Namun tetap bersyukur setelahnya?
Jawab :
Tentu untuk menghadirkan rasa syukur perlu proses, tidaklah serta merta kita mampu menghadirkan rasa syukur tanpa proses memahami, kedepankan husnudzon pada Allah. Bukan boleh atau tidak boleh, tapi terus berproses untuk mghadirkan rasa syukur tanpa tapi.
 
6.       Bunda, apabila kita diuji sakit atau yang tidak enak, itu bisa menggugurkan dosa kita ya? Kalau saya sakit pikirannya aduh kerjaan gimana ya, siapa yang ngurus anak ya dan lain-lain . Solusinya bagaimana Bun, jazakillah khoir
Jawab :
Ketika ikhlas menerima sakit, insyaAllah menjadi penggugur dosa-dosa kita. Ikhtiar untuk sembuh dan perkuat doa, karena ibu adalah sinar terangnya keluarga. Tentu kita meminta dan berdoa kepada Allah yang baik-baik buat kita, perbanyak istighfar dan perkuat syukur.
 
7.       Jika setelah melihat hikmah dari ujian kita baru faham dan bersyukur, apakah itu dapat menghapus dosa-dosa keluh kesah kita saat menerima ujian itu?
Jawab :
InsyaAllah semua yang kita niatkan karen Allah akan berbuah kebaikan untuk kita
 
 
--------------------------
 
Kita tutup kajian, kepada asatidz kami ucapkan banyak terima kasih atas ilmunya pada hari ini juga bunda-bunda dan ukhti-ukhti sholihah yang sudah berpartisipasi dalam kajian ini.
 
Mari kita tutup dengan bacaan 

Hamdalah 3x,  الْحمد لّله رب الْعالميْن 

Istighfar 3x, أسْتغْفر الّله الْعظيْم 

Doa kafaratul majlis 

سُبحآنكَ اللهُمّ وبحمدكْ , أشهَدُ أنْ لآ إله إلا أنتْ , أستغفِركَ وأتُوبُ إليك

Terima kasih dan mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan..

Billaahi taufik wal hidayah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
 
 
★★★★★★★★★★★★★★★★
Badan Pengurus Harian (BPH) Pusat Hamba اللَّهِ SWT
Blog: http://kajianonline-hambaallah.blogspot.com
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official 

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Newest
You are reading the newest post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!