KAJIAN
ONLINE (WA) HAMBA اَللّه UMMI 11 dan 12
Hari/tgl
: Kamis,28/11/2014
Admin
: Isty & Yuni
Judul
: Syaksiyah Isamiyah-Akhlak kepada sesama manusia
Pemateri
: Ustdzh Imas
Editor:
Selli Novita
==========================================
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ
وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ
أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ
هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
Segala
puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan
petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan
keburukan amal kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak
akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada
pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah
dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan
keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja
yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.
Kita
sama-sama melafadzkn basmalah
بسم الله الرحمن الرحيم،
Kajian
kita yang lalu adalah tentang akhlak kepada Allah, kepada Rasul, kepada Al-Qur’an, dan kepada orangtua, sekarang
kita sharing tentang akhlak kepada manusia yang lainnya....
èAkhlak terhadap Saudara
1. Peranan
Saudara dalam kehidupan sehari-hari
Peranan
saudara dalam kehidupan kita sangatlah penting, karena pada dasarnya kita
adalah makhluk sosial yang senantiasa saling bantu-membantu dalam menempuh
kehidupannya, terutama saudaranya yang terdekat. Oleh karena itu, saudara masih
ada hubungan darah dengan kita, maka merekalah yang paling pertama kita minta
bantuannya. Lebih-lebih bila kita sedang mendapat musibah atau bencana lainnya,
misalnya sakit, kecurian dan sebagainya. Karena itu, hubungan antara saudara
dengan saudara haruslah dipelihara dengan sebaik-baiknya, jangan sampai retak,
jangan sampai timbul hal-hal yang menyebabkan tali silaturahmi terputus,
apalagi kalau sampai timbul perpecahan atau permusuhan dan percekcokan satu
sama lain.
2. Cara
berbuat baik kepada saudara
Cara
berbuat baik kepada saudara diantaranya:
a. Menghormati
dan mencintai mereka. Karena kita dengan saudara asal-mulanya dari ayah dan
ibu. Mencintai mereka sama dengan kita mencintai diri sendiri;
b. Menghormati
saudara yang lebih tua sebagaimana menghormati orang tua, mengindahkan
nasihat-nasihatnya dan tidak menentang perintahnya;
c. Mencintai
dan menyayangi yang lebih kecil dengan penuh kasih sayang sebagaimana orang tua
menyayangi mereka;
d. Saling
bantu-membantu sekuat tenaga, sabar terhadap mereka. Jika bersalah, berilah
peringatan secara halus dan ramah-tamah.
èAkhlak terhadap Tetangga
1. Peranan
Tetangga dalam kehidupan seseorang
Kita
hidup ditengah-tengah masyarakat, laksana ikan dengan air. Harus saling
menghidupi dan menjernihkan. Tidak boleh sombong kepada orang lain, terutama
dengan kerabat dan tetangga. Mereka ini adalah saudara kita yang paling dekat
dan cepat menolong dikala kita mendapat musibah atau malapetaka. Meskipun
mempunyai family sekian banyak dan terkemuka, tetapi tak mustahil tempat
tinggalnya berjauhan.
Oleh
karena itu, dikala kita mendapat musibah seperti sakit, meninggal dunia, atau
kesusahan-kesusahan lainnya, maka yang paling duluan tampil datang adalah
tetangga kita. Karena itu berlakulah kepadanya secara baik menurut tuntunan
agama.
2. Cara berbuat
baik kepada tetangga
Cara
berbuat baik kepda tetangga diantaranya:
a. Menolong
dan membantunya bila membutuhkan pertolongan, walaupun mereka tidak mau
membantu kita;
b. Memberi
hutang bila meminta bantuan hutang kepada kita;
c. Ikut
meringankan beban dan kesengsaraan bila tetangga itu miskin dan sengsara,
sekiranya kita mempunyai kelebihan;
d. Menjenguknya
bila sakit atau membantunya dengan obat;
e. Bila
tetangga ada yang meninggal dunia, hendaknya ikut belasungkawa, dan
mengantarkan jenazahnya ke kuburnya;
f. Bila tetangga
mendapat kesenangan atau nasib baik dan menggembirakan, sebaiknya menyampaikan
ucapan selamat kepadanya;
g. Ikut
meringankan beban musibah tetangga yang meninggal;
h. Bila
ingin membuat rumah bertingkat, sebaiknya minta izin atau sepengetahuan
tetangganya, disamping minta izin kepada pemerintah;
i. Menghindari
perkataan atau tindakan yang menyakitkan tetangga. Bila berkata atau bertindak
salah, sebaiknya segera minta maaf;
j. Jika
boleh memamerkan sesuatu yang dibeli atau yang dimiliki kepada tetangga, baik
berupa makanan ataupun yang lainnya, bila kita tidak ingin memberinya;
k. Jangan
menyalakan atau membunyikan radio tape recorder atau TV terlalu keras, yang
dapat membisingkan tentangga.
3. Membiasakan
diri berbuat baik terhadap tetangga
a. Supaya
senantiasa berbuat baik terhadap tetangga dalam segala situasi, dalam kehidupan
sehari-harinya hingga meninggalnya tetangga itu;
b. Setiap
orang muslim wajib memuliakan tetangganya, karena memuliakan tetangga merupakan
salah satu akhlak mulia, yang harus dimiliki setiap muslim;
c. Kita
diperintahkan agar suka member makanan kepada tetangga, terutama tetangga yang
terdekat.
Dalam
hadits arbain yang ke18, yg artinya : dari abu dzar jundub bin junadah
berkata, Rasulullah SAW bersabda : “
bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada, iringkanlah kesalahanmu dengan
berbuat baik, niscaya kebaikn itu akn menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan
akhlak yang baik" (HR.Tirmidzi)
Hadits
ini menunjukkan betapa Rasulullah SAW, sgt memperhatikan mslh akhlak kpd sesama
manusia, ini mjd tadzkirah bwt kita smua dlm bergaul dg saudara, tetangga, atau
yg lainnya.
Ini
saja yang dapat saya sampaikan pada siang hari ini, semoga ada kemanfaatan nya.
Wallahu'alam.
=========================================
Rekap
Tanya Jawab
1. assalamu'alaikum...
ustadzah, mau tanya... untuk masalah yang adab dengan tetangga itu ada yang
isinya tentang memberi hutang. Nah masalah memberi hutang terkadang sudah
diberi pinjaman tetapi untuk mengembalikannya susah. Bagaimana cara sikap yang
baik terhadap orang yang berhutang tersebut? Syukron.
Jawab:
و عليكم السلام و
رحمة الله و بركاته،
Sebaiknya
ditagih, diingatkan dengan cara yang halus, dan Islam memerintahkan untuk menuliskan
setiap hutang piutang QS. Al - Baqarah 282, jadi kita punya bukti yang kuat
apabila dibawa ke jalur hukum.
2. Ustadzah
apa hukumnya jika saudara mengambil hak saudaranya sendiri? misal harta waris
yang sudah di bagi-bagikan sesuai haknya secara Islam.. Namun ada kakak tertua
yang dengan sengaja mengurangi jatah adiknya dengan sepihak?... jazakillah ustadzah
Jawab:
Laahawla
walaa quwwata illa billah, harta warisan itu sesungguhnya milik Allah SWT, maka
pembagiannya harus mengikuti aturan Allah, maka ketika wafat orangtua kita, setelah
selesai urusan penyelenggaraan jenazah maka dimusyawarahkan tentang
hutang-hutang orangtua dan warisan, semuanya
harus serba tertulis, bermaterai ditandatangani semua saudara jadi jelas
kekuatan hukumnya. Jika ini tidak dilakukan sejak awal, baru setelah ada
masalah ribut, maka pihak yang merasa dirugikan tidak bisa menuntut, kalau tidak
bisa berbuat apa-apa maka serahkan saja kepada Allah, niscaya harta yang
diperoleh dengan menzolimi saudaranya tidak akan berkah, bakalan cepat diambil
kembali oleh Allah dengan caraNya
3. Bagaimana
dengan orang yang tidak begitu suka bergaul dengan tetangga, karena ada tipekal orang yang tidak mudah
bergaul, pendiam.. apakah itu berarti
tidak berakhlak dengan sesama..
èJawab :
Orang yang
pendiam dan tidak bisa bergaul dengan tetangga belum tentu dia tidak berakhlak, kita berhusnuzhan saja mungkin sibuk dan
lain-lain, yang terpenting kitanya yang
pro aktif mendatangi dia, terutama pada momen-momen tertentu, seperti 2 hari
raya, atau sebulan sekali, atau jika punya rizki kita datang sambil bawa buah
tangan.
4. Ummi bagimana
sikap yang hrus kita ambil apabila mempunyai saudara yang selalu saja mengumbar
fitnah, suka mengghibah saudaranya sendiri. Sedangkan saudaranya sudah secara
baik-baik memberikan peringatan kepadanya.
Jawab:
Dakwah
itu memang tidak boleh putus apalagi mutung, jadi harus terus dilakukan dengan
sabar, sulit memang, tapi justru tingkat kesulitan itulah yang dipahalai, mungkin
juga harus merubah cara, kalu tadi dengan lisan, coba dengan tulisan, kirim
postingan tentang ghibah dan lain-lain mudah-mudahan dia menyadari smbil juga
didoakan semoga hidayah turun kepadanya
Wassalaamu'alaikum
wa rohmatullah wa barokaatuh.....
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha
Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang
haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat
kepada-Mu.”
For
more category please visit:
Website:
www.kajianonline-hambaAllah.blogspot.com
Fanpage:
Http://m.facebook.com/profile.php?id=555806067861645
Twitter:
@kajianonline_HA
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment