Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala 15 dan 16
Narasumber: Ust. Tri Satya
Tanggal: Senin, 22 Desember 2014
Tanggal: Senin, 22 Desember 2014
Assalamualaikum wr. wb
Selamat hari ibu, smg bunda bunda disini menjadi ibu ibu yg mulia
disisi Allah subhahu wataala.
Kita mulai kajian ya
Kajian Islam tentang Syirik
"BATU AKIK PEMBATAL SYAHADAH?"

Di pojok KRL, laki laki itu mengambil sebuah senter pulpen, terlihat
beberapa temannya memperhatikan sinar yang keluar menyinari sebuah batu cincin
akik, dengan bangganya ia memamerkan cincin akiknya ditambah kelebihan
kelebihannya. Temannya yang lain pun serasa tak mau kalah dengan mengeluarkan
kotak yang isinya beberapa batu akik dengan jenis dan “manfaat” yang
bermacam-macam. Sepanjang perjalanan dari rumah hingga ke kantor, terlihat
beberapa lapak bahkan kios batu akik bermunculan bak jamur di musim hujan, dan
ini kelihatannya merata diseluruh pelosok Indonesia.
Batu akik kayaknya tidak hanya menjadi sumber penghasilan baru bagi
para pengusaha atau para “penggila” batu mulia, tua muda, miskin kaya, tapi
juga sudah menjadi life style, sehingga harga sudah tidak jadi masalah terbukti
para pecinta batu (baca:kolektor) rela merogoh kocek mereka ratusan juta hingga
milyaran rupiah hanya untuk membeli sebuah batu mulia. Terlepas dari hobi, tapi
hal ini dalam perkara islam masuk dalam israf (berlebihan) atau ghuluw
(melampaui batas).
Akan tetapi bagaimana jika ada perkara lain yang lebih dahsyat dalam
fenomena batu akik ini, yaitu Syirik, karena tidak jarang, bahkan banyak yang
percaya ada kekuatan di dalam batu-batu cincin di jarinya yang menganggap itu
adalah jimat (ajimah/tama’im).
Jika seseorang percaya bahwa jimat itu dapat berpengaruh tanpa kehendak
Allah maka ia terjerumus dalam perbuatan syirik besar karena hatinya telah
bersandar kepada selain Allah. Adapun jika seseorang meyakini bahwa jimat itu
hanya sebagai sebab & tak memiliki kekuatan sendiri maka ia terjatuh dlm
perbuatan syirik kecil.
Jimat ini adalah salah satu bentuk syirik yang mungkin sekali dapat
membatalkan syahadah kita.
Sebelum kita membahas bentuk-bentuk syirik disekitar kita yang mungkin
sadar atau tidak sadar kita sudah terjerumus didalamnya, ada baiknya kita ulas
sedikit apa itu syirik.
Definisi syirik adalah sikap menyekutukan Allah secara dzat, sifat,
perbuatan, dan ibadah. Ini adalah virus keimanan yang paling berbahaya. Allah
subhanahu watala memasukan sebagai kezaliman (dosa) yang besar. Beda dengan
istilah “sirik”yang sering diungkapkan dalam bahasa “gaul”yaitu iri/dengki.
Firman Allah:
اِنَّ الشِّرۡكَ لَـظُلۡمٌ عَظِيۡمٌ ﴿۱۳
“Sesungguhnya syirik itu adalah kezaliman yang besar” (QS. Lukman [31]
: 13)
اِنَّهٗ مَنۡ يُّشۡرِكۡ بِاللّٰهِ فَقَدۡ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيۡهِ الۡجَـنَّةَ
وَمَاۡوٰٮهُ النَّارُ ؕ وَمَا لِلظّٰلِمِيۡنَ مِنۡ اَنۡصَارٍ ﴿۷۲
“Sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah,
maka pasti Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka,
tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun” (QS. Al-Maidah
[5] : 72).
Nabi SAW bersabda, “Inginkah aku beritahu tentang dosa besar yang
paling besar? Yaitu mempersekutukan Allah” (HR. Muslim).
Karena itu, siapa pun yang menyembah sesuatu selain Allah atau
menyembahnya bersamaan dengan menyembah Allah, dia telah menjadi musyrik (orang
yang melakukan perbuatan syirik).
Allah SWT berfirman, “Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa
yang tidak mendatangkan kemadharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfaatan,
dan mereka berkata, ‘Mereka itu pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah’”
(QS. Yunus [10] : 18).
Macam-macam Syirik
Ada dua macam syirik, yaitu syirik besar dan syirik kecil.
Masing-masing dari kedua macam ini mempunyai dua dimesi: zhahir (tampak) dan
khafiy (tersembunyi).
1) Syirik besar (asy-syirkul akbar). Dikatakan syirik besar karena
pelakunya tidak akan diampuni dosanya dan tidak akan masuk surga. Allah
berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu)
dengan Dia; dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka
sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” [QS. An-Nisaa’ (4): 116].
Contoh syirik besar yang zhahir adalah seperti menyembah matahari, bintang,
bulan, berhala (patung), batu-batu, pohon besar, dan bahkan menyembah manusia
(seperti menyembah Fir’aun, raja-raja, Budha, Isa bin Maryam, malaikat, jin dan
Setan).
Kita lihat “sinetron impor” sepertinya tak kalah dengan film box
office, sebut saja: Mahabarata, Mahadewa, dan lainnya yang digandrungi para
fans nya yang sebagian besar umat islam Indonesia saat ini, ini termasuk
pembodohan akidah yang memperkenalkan syirik yang sebenarnya. Bagaimana bukan
pembodohan jikalau Tuhan mereka digambarkan layaknya manusia? Menikah dengan
manusia pula. Padahal kita, sebagai manusia itu mustahil “mengindera” bagaimana
wujud zat Tuhan (baca: Allah subhanahu wata’ala). Tidak pantas bagi seorang
muslim menikmati dan tanpa sadar mempercayai bahwa Tuhan itu bertangan empat
atau lebih karena Ia diketahui maha pengatur, para manusia menyembah manusia
(raja) secara berlebihan, bahkan "Jodha Akbar" membuat cerita Islam
Palsu. Dan yang lebih memprihatinkan lagi, mereka tidak rela kalo tayangan itu
terlewat dan menunggu dengan "ikhlas" setiap episode dengan
menyia-nyiakan waktu, Naudzubillah.
Sementara yang asy-syirkul akbar khafiy bisa dicontohkan seperti
menjadikan seseorang sebagai pembuat hukum jahiliyah. Yang dimaksud hukum
jahiliyah di sini adalah hukum yang menyalahi / bertentangan dengan hukum Allah
atau menghalalkan dan mengharamkan seperti yang seharusnya menjadi hak Allah.
وَمَنۡ لَّمۡ يَحۡكُمۡ بِمَاۤ اَنۡزَلَ اللّٰهُ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡكٰفِرُوۡنَ
“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah,
maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir”. (al Maidah 44)
Dukun dan sihir, termasuk asy-syirkul akbar. "Dan bahwasanya ada
beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa
laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan
kesalahan." (QS. Al Jin : 6)
Dalam hadits yang shahih dikatakan; Rasulullah Saw bersabda, “Bukan
termasuk golongan kami orang yang mengaitkan kesialannya pada burung (atau
benda lainnya), melakukan perdukunan atau meminta didukuni, menyihir atau minta
disihirkan untuknya. Dan barangsiapa datang kepada dukun lalu mempercayai apa
yang dikatakannya, maka ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada
Muhammad.” (HR. al-Bazzar dengan sanad yang baik).
“Barangsiapa yang mendatangi dukun lalu dia bertanya kepadanya tentang
suatu hal, maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh malam.” (HR.
Muslim no. 2230)
Termasuk juga meminta kepada orang-orang yang sudah mati dengan
keyakinan bahwa mereka bisa memenuhi apa yang mereka yakini.
2) Syirik kecil (asy-syirkul ashghar) adalah suatu tindakan yang
condong ke arah syirik, tetapi belum sampai ke tingkat keluar dari tauhid,
hanya saja mengurangi kemurniannya. Syirik kecil zhahir bisa berupa lafal
(pernyataan) dan perbuatan. Contoh yang berupa lafal adalah bersumpah dengan
nama selain Allah dan mengarah ke syirik seperti “demi Nabi, demi Ka’bah, demi
matahari, demi kakek dan nenek.”
Dalam sebuah hadits Rasulullah saw. bersabda, "siapa yang
bersumpah dengan selain Allah, maka ia kafir dan musyrik.” (HR. Turmidzi nomor
1535).
Termasuk lafal yang mengarah ke syirik pernyataan menganggap seseorang
penentu sebanding dengan Allah seperti, “Kalau tidak karena dokter niscaya saya
tidak akan sembuh”.
Mempunyai jimat dalam bentuk apapun dan menanggap “jikalau bukan karena
jimat ini saya akan tertimpa bahaya”, atau “saya tidak bisa bekerja kalau
cincin saya ketinggalan”, dan sebagainya.
Jimat / Tama’im adalah bentuk jamak dari tamimah, yaitu sesuatu yang
dikalungkan ke leher atau bagian dari tubuh seseorang yang bertujuan
mendatangkan manfaat atau menolak bala (bahaya). Bentuk jimat bisa berupa
cincin, batu mulia, keris, tongkat, bahkan ada juga lembaran yang bertuliskan
sejumlah ayat Al-Qur’an.
Ibrahim al-Nakha’I berkata, “Jimat itu haram, baik yang berasal dari
Al-Qur’an maupun yang bukan dari Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan bukan untuk
jimat tapi sebagai petunjuk ke jalan yang benar.”
Hukum memakai jimat adalah syirik sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
“Sesungguhnya jampi, jimat, dan mantra-mantra adalah syirik” (HR. Ibnu
Majah).
Jimat diharamkan oleh syariat Islam karena ia mengandung makna
keterkaitan hati dan tawakal kepada selain Allah dan membuka pintu bagi
masuknya kepercayaan-kepercayaan yang dapat mengantarkan seseorang pada syirik
besar. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bergantung kepada sesuatu,
maka Allah akan menyerahkan urusannya kepada sesuatu itu” (HR. Tirmidzi dan
Imam Ahmad). Jika cincin batu akik yang digunakan seorang muslim masuk dalam
ranah jimat seperti diatas, makaBATU AKIK ITU BISA MENJADI PEMBATAL SYAHADAH.
Naudzubillah.
Sedangkan syirik kecil yang khafiy biasanya berupa niat atau keinginan,
seperti riya’ dan sum’ah. Yaitu melakukan tindak ketaatan kepada Allah dengan
niat ingin dilihat atau dipuji orang. Seperti mengerjakan sholat seolah khusyu’
biar terlihat alim, atau bersedekah dengan syarat diumumkan. Intinya, seseorang
berbuat seperti itu dengan harapan supaya dipuji sebagai orang baik.
"siapa yang menampakkan amalnya dengan maksud riya’ Allah akan
menyingkapnya di hari Kiamat, dan siapa yang menunjukkan amal shalihnya dengan
maksud ingin dipuji orang, Allah mengeluarkan rahasia tersebut di hari
Kiamat.”(HR. Bukhari 11/288 dan Muslim nomor 2987)
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ
لِمَا لاَ أَعْلَمُ
"Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari berbuat syirik
kepada-Mu sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap
apa-apa yang tidak aku ketahui"[HR. al Bukhari ]
Wallahul musta'an
Wallahu a'lam
http://pijarpunbenderang.blogspot.com/
🙋 (sekedar sharing)
di daerah rumah saya pas puasa bapak bapaknya seneng sama burung,akhir2
ini pada suka batu akik. Sampai ada yg buka etalase kecil plus pengasah
batunya. Yang punya keluarga ustadz yg dihormati di lingkungan. Ustadz nya juga
pake. Mungkin karena senang modelnya.
Semoga bukan karena syirik.
ya smg bunda kita berkhuznudzan
tapi kenapa hal itu bisa terjadi ya pak ustadz? karena teman
saya juga ngalamin. yg hilang cuma selembar atau beberapa lembar
Jawab:
Detailnya Ada materi trsendiri ttg ini bunda.
bunda itu mungkin benar kita harus mengakui ada kehidupan lain yaitu
alam ghaib, dan didalamnya ada ada jin yg muslim ada jin yg kafir, dan mereka
juga diberikan kemampuan oleh Allah. Nah tuyul salah satu sosok jin yg jahat dan bisa dipelihara oleh orang
jahat , sosok yang disebut tuyul, juga bisa memindahkan barang. Jin yg lain juga bisa mencuri sebagaimana manusia bisa
mencuri. Di jaman rasulullah ada lho setan yg mau mencuri zakat mall nt saya
sharing 😊
nah klo Kasus orang yang merawat tuyul juga pernah terjadi di masa
silam. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah menyebutkan tentang al-Hallaj yaitu
tokoh sufi yang mengaku telah menyatu dengan tuhannya.
Al-Hallaj memiliki atribut khusus, terkadang setan membantunya. Suatu
ketika, dia bersama pengikutnya di bukit Abu Qubais, kemudian pengikutnya minta
manisan. Kemudian al-Hallaj pergi ke tempat tertentu yang tidak jauh dari
markasnya. Lalu dia kembali dengan membawa sepiring manisan. Masyarakat pun
mencari tahu kejadian sejatinya. Ternyata sepiring makanan itu berasal dari
toko manisan di Yaman, yang dibawa oleh setan ke tempat itu.
Tinggal kita sbg muslim ada rambu rambu.syar'i trkait dgn jin, kita dilarang brhubungan dg
jin apalg memeliharanya.
Kita telah dipersenjatai oleh Allah bgaimana menangkal bangsa jin, dzikir ,tilawah, doa, sholat merupakan senjatanya.
Assalamualaikum ustadz mau tanya kalau orang yang sering
tilawah, tp sering mimpi buruk apakah ini tandanya ada gangguan dr jin dan
apakah perlu dirukyah,jazakallah
Assalamualaikum ustadz mau tanya kalau orang yang sering
tilawah, tp sering mimpi buruk apakah ini tandanya ada gangguan dr jin dan
apakah perlu dirukyah,jazakallah
Jawab
Iya bunda itu bisa dr gangguan jin atau bisa juga gangguan psikis krn
terlalu berat berpikir.
Harus nya ketika kita baca quran bisa lebih tenang.
Cobalah rukyah syariah sendiri dulu.
Bacaan ayat2 rukyah bisa disearch di internet. Atau bisa gunakan Dzikir
al matsurat setiap pagi n petang. Tp dr semua bacaan dzikir tsb iga utama
dibaca tartil dihayati maknanya dan ikhlas kena allahu taala.
Jika msh mimpi buruk silakan brkonsultasi dg ustadz rukyah syariah
yg fakih lurus fikrahnya.
Sudah malam bunda kita tutup kajian hari ini semoga berkah bg kita
semua, afwan 🙏.
Jika msh ada prtanyaan silahkan admin mengumpulkan dan menjapri ke
saya.
Kita ketemu dikajian berikutnya.
Assalamualaikum wrwb
Ustadz di sini kan klo ada bayi yg baru lahir harus simpen
gunting sisir kaca dll supaya g diganggu jin.
Itu sudah termasuk syirik besar ustadz?
Jawab:
Betul bunda itu jatuhnya sdh syirik yg bisa jatuh ke syirik besar, krn
menggantungkan kpd selain Allah.
Ada lgi ya ustadz,
Kalau datang ke pak kyai buat tanya barang hilang itu juga syirik
besar?
Mau mengingatkan teman tapi bingung mulai dari mana ya ustadz...
Jawab:
Itu juga bunda,syirik. Mau kyai,ustadz,org pinter kalo sdh meramal itu
sdh menggunakan jin. Kalaupun bener itu hanya kebetulan saja.
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
Doa Kafaratul Majelis :
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment