الله Kajian Online Hamba
Kamis ,04 Desember 2014
Tema: Hadist
Narasumber: Ustd faris
Notulen:Laela/Titik
Admin grup: HA23 Meisha
Admin grup :HA24 Arini
Asslamualaykum
Smga ibu-ibu semua dlm keadaan baik
Smga ibu-ibu semua dlm keadaan baik
Saya faris jihady, ini kajian perdana sy.
InsyaAllah kita akan mengkaji 1 hadits pertama dari kitab
Riyadusshalihin,bgi yg punya silakan
dibuka ya
dibuka ya
Kajian Hadits Riyadhusshalihin;
Bab 1
Ikhlas, menghadirkan niat dalam seluruh amal dan perkataan, tampak atau
tersembunyi.
Imam AnNawawi memulai bab ini dg membukanya dgn ayat2 AlQuran. Ini
adalah metode yg beliau pakai dalam menyusun Riyadhussalihin, selalu membuka
setiap bab dg ayat2 AlQuran. Dari sini dapat diambil pelajaran bahwa;
- selalu ada keselarasan antara wahyu Allah yg langsung dg yg tdak
langsung, antara keduanya tak bisa dipisahkan. Tatkala seorang muslim ingin
mendapatkan persepsi utuh ttg 1 persoalan dalam sudut pandang islam, maka
metode inilah yg pertama kali dilakukan; menghimpun nash Quran & Sunnah yg
trkait persoalan tsb
tiap tema dalam agama pasti memiliki ashl (pokok) dalam alquran, baik
itu bersifat global atau mendetail. Sunnah berfungsi utk memperjelas yg global
atau mempertegas yg terperinci.
Adapun ayat yg disebutkan sbgai pembuka bab ini ada 3 ayat;
1. AlBayyinah: 5
2. AlHajj: 37
3. Ali Imran: 29
Silakan dibuka mushaf terjemahnya. Namun intinya ada 2; pentingnya
ikhlas niat dlm amal, dan letaknya adlah dlm hati
Kata Syekh Ibn Utsaimin,niat yang sempurna brdasar 3 ayat tadi, jika
terpenuhi 3 hal:
Niat utk ibadah
Niat memperuntukkan ibadah ikhlas utk Allah
Niat bhawa ibadah tsb dilakukan dalam rangka menjalan perintah Allah
Misalkan kita mau shalat maka;
Pertama, niat utk shalat, dan jenis shalatnya
Kedua, niatkan shalat utk Allah bukan siapapaun selainnya
Ketiga, menghadirkan niat bhwa kita shalat dlm rangka menjalankan
perintah Allah
Letak niat
Niat terletak dalam hati, tanpa perlu diucapkan dg lisan. Demikian
pendapat yg tepat dari para ulama.
Hadits pertama berbunyi
-
إنَّما الأعمالُ بالنِّيَّاتِ و إنَّما لكلِّ امرئٍ ما نوى ، فمَن كانت
هجرتُه إلى اللهِ و رسولِه ، فهِجرتُه إلى اللهِ و رسولِه ، و مَن كانت هجرتُه إلى
دنيا يُصيبُها ، أو امرأةٍ ينكِحُها ، فهجرتُه إلى ما هاجرَ إليهِ
Krg lebih artinya:
"Sesungguhnya tiap amal bergantung pada niatnya, dan tiap orang
mendapatkan apa yg dia niatkan. Siapa yg berhijrah karena Allah & RasulNya,
maka hijrahnya akan pasti menuju Allah & RasulNya. Siapa yg hijrah karena
dunia yg dicari, atau wanita yg ingin dinikahi, maka dia pasti berhijrah menuju
yg ia niatkan".
Hadits shahih ini sangat masyhur,diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim
dari sahabat Umar ibn Khattab.
Mari kita petik pelajaran dari hadits ini:
1.
إنما الأعمال بالنيات، وإنما لكل امرئ ما نوی
"Sesungguhnya amal bergantung pada niat, dan tiap orang
mendapat apa yg ia niatkan"
Ada 2 kalimat dalam potongan di atas. Yang pertama adalah sebab, yg
kedua adalah akibat.
Dalam kalimat pertama, Rasul saw menegaskan bhwa stiap amal pasti
disertai dg niat, tak mungkin tidak, kecuali jika org tsb tidak berakal.
Karenanya niat adalah asas pondasi dari amal. Namun tentu saja, kualitas niat
tiap orang berbeda2,tergantung apa dan utk apa yg ia niatkan.
Pada kalimat kedua, Rasul saw menjelaskan akibat. Bhwa tiap orang,
akibat dari yg ia niatkan, akan mendapatkan sesuai yg ia niatkan.
Para ulama mengatakan, bahwa potongan hadits tsb merupakan timbangan
batiniah utk mengukur sebuah amal, apakah ia layak diterima atau tidak.
Kemudian, setelahnya, Rasul saw mencontohkan penerapan kaidah timbangan
tadi, dg mengatakan;
2. فمن كانت هجرته إلی الله ورسوله فهجرته إلی الله
ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلی ما هاجر إليه
"Siapa yg hijrah karena Allah & Rasulnya, maka ia akan
menuju Allah & RasulNya, dan siapa hijrah karena dunia yg dicari, atau
wanita yg ingin dinikahi, maka dia berhijrah menuju yg ia niatkan".
Pelajarannya adalah;
- hijrah adalah 1 perbuatan yg agung dalam islam, diperlukan keikhlasan
yg kuat. Bgtupula dalam amalan2 lain. Bisa jadi ada orang yang sama2 hijrah,
jerih payahnya sama, lelahnya sama. Namun di sisi Allah bisa sangat berbeda
nilainya, antara langit & bumi.
Bgtupula amal2 yg lain, disinilah pentgnya niat.
- Rasul saw menyebutkan; orang pertama; " ...maka hijrahnya menuju
Allah & rasulNya".
pada orang kedua "...maka hijrahnya menuju yg ia niatkan",
tanpa menyebutkan objeknya.
Para ulama mengatakan, kenapa tidak disebut objeknya? Karena utk
menunjukkan hinanya & rendahnya niat tsb, yg tdk mgkn bernilai apapun di
sisi Allah.
Wallahu a'lam.
Sesi tanya jawab:
Pertanyaan:
1.Boleh gak kita beribadah berharap mendapat pahala?
Soalnya suka ada yg bilang gini, "ibadah mah ibadah aja jgn sebut2
pahala.. Urusan pahala itu urusan allah , yg penting kita sudah menjlnkan..
2. pertanyaan bun nur:
Tanya ustadz bagaimana agar kita selalu ikhlas dlm setiap perbuatan dan
menghadapi cobaan
3. pertanyaan bun lia:
ustad jika,,seseorg mempunyai masa lalu yg,,jauh
dr ajaran Allah,,dan kini
dia berhijrah,,ke jln
Allah,,
Apakh,,,msh bisa di terima
tobat nya ,yg bgt
besar???
4.pertanyaan bun lia:
Ada lagi ustad,,apkh jk kita di
sakiti seseorg jk kita ing ihklas,,lbh baik,,diam,,dan g perlu menjels kan,krn
menghidar jk mlh,,salh paham??
Jawaban:
1. Bu laela: justru dianjurkan, utk itulah Allah & RasulNya sering
menyebutkan ganjaran dg surga, atau jumlah bilangan2 tertentu.
Contoh: "lailatul qadar bernilai 1000bulan", "shalat
sunnah subuh bernilai lbh dari dunia seisinya" dsb
2. Ikhlas yg jadi bahasan kita adalah, dlm definisi Islam; memurnikan
niat & tujuan kita dalam ibadah, semata2 karena Allah tanpa tercampuri
riya' (pamer,ingin diliat/dipuji) atau syirik (menyekutukan Allah dg
selainNya).
Jadi kalo ikhlas dalam menerima cobaan, itu namanya bukan ikhlas, tapi
ridha terhadap takdir.
Bgmana agar selalu ikhlas dalam amal kita? Sederhananya, pikirkan bhwa
kelak semua gerakgerik kita diminta pertanggungjawaban oleh Allah, termasuk
amal apapun tanpa terkecuali.
Kalo ridha terhadap takdir, intinya yakini bahwa sepahit apapun
masalah/cobaan kita pasti dibalik itu ada kebaikan yg bnyak.
3. Masa lalu / dosa seberat apapun, pasti Allah ampuni selama ia
berhijrah & bertaubat dg sungguh2.
4. Ini babnya bukan ikhlas bu, sbgmana dijelaskan di no 1. Tapi
bersikap lapangdada dan bersabar. Lebih baik diam jika disakiti? Sabar bukan
berarti diam, namun juga mengambil hak yang terampas dari diri kita, atau
melawan kezaliman. Namun jika memilih utk berlapangdada memaafkan, tentu lebih
baik,karena Allah menjanjikan pahala yg besar.
Wallahu a'lam
Rekapan pertanyaan grup 24
1. Bgini Ustadz,,perbedaan antara Umroh dgn Haji itu apa ya???maaf bla
diluar materi,,
2.Tanya ustd.:apabila sseorang khilangan barang atau dtimpa
musibah,lalu dia b'kata 'sy sdh ikhlas',,apakah bs dblng sdh ikhlas klo sll
dsebut2..trimakasih
3.Sai ?? Apa itu ustad
Jawab
1.Haji & umroh?
Umroh intinya cuma;
1. Niat & ihram
2. Tawaf
3. Sai
4. Cukur
Kalo haji lbh dari itu
2. @bu ruby; kalo org dapet musibah,lbh tpat disbut ridha trhadap
takdir, bukan ikhlas
3.Sa'i berjalan antara safa & marwa 7x
PERTANYAAN
1. Stad niat bisa membedakan antara ibadat dengan adat. Klo kita
ngikutin kegiatan adat...maaf sedangkan itu bid'ah... tp niat nya hnya kpd
allah ta'ala.. Itu gmn stad...apa mending tdk usah ngikut aja.... Ya namanya
kita hidup di masyarakat... Kadang pasti ada omongan yg tdk enak..klo setiap
ada kegiatan kok pasti tdk pernah hadir..ya kt hadir hanya seekali aja stad...
2. Satu lg ya Ustadz,,mumpung yg lain cm nyimak aja nich,,saya dengar
dr teman,,klu cari Rezeqi di LN,,khususnya TKW,,hkumnya haram???gmn secara
jlasnya Ustadz,,
3 Stad tanya lagi
Klo kitaa niat ibadah...dan ibadah itu lma lama di paksain.....apakah
ttp kita dpt pahala stad....
4. kok TKW haram... benarkah?lha klo suami dosen tamu di china berarti
termasuk TKI ya,haram juga kah?
sepertinya nggak deh bun.
5. segla sesuatu rezrki haram halalnya tergntung bgaimna menghasilknnya
dn niatnya kali ya :( ...yg di indo yg korupsi tu yg haram ..
klau haram.. coz q kerja di LN
6. Stad nanya lagi
Klo kita ibadah pertama tama kita niat hanya karna allah untuk
ibadah...tp kesini sini... Kita ibadah kok niatnya dobel...biar di bilang alim
ato biar di bilang rajin. ..tu gmn stad
7. Ada seseorang dia menerima materi dri bukan suami nya ... dan anak
dan suami nya pun ikut menikmati apa itu tetmasuk harta haram
8. ustadz untuk mengetahui hadits hadits shohih dan yg bukan bisa
dilihat di link/website apa ya?saat ini di WA byk juga hoax yg berseliweran.
takut jd salah satu penyebar hal yg tdk benar. mohon infonya.
JAWABAN
Sebelum saya menjawab 1 per 1,
saya dudukkan dulu definisi ikhlas di sini ya.
Ikhlas yg dimaksud dlm istilah syariat adalah memurnikan niat &
tujuan kita dalam melaksanakan ibadah kepada Allah, tanpa tercampuri oleh
perasaan riya' (ingin diliat/dipuji orang), & syirik (menyekutukan Allah).
Jadi bukan ikhlas dalam menghadapi cobaan atau musibah,itu bukan ikhlas
tapi ridha terhadap takdir.
Sdgkan jawaban 1per1;
1.salah 1 fungsi niat adalah utk membedakan antara ibadah dg kebiasaan
(adat), misalnya kita menahan lapar dari pagi smpe sore kalo tanpa niat, tdk
bisa disebut ibadah puasa. Dia hanya perbuatan biasa yg bukan ibadah.
Bgmana dg bid'ah? Bid'ah umumnya terkait dg ibadah (bukan adat) yg tdk
dicontohkan dari nabi saw. Kalo dia semata2 adat yg tdk ada unsur ibadahnya
maka bukan bid'ah.
Bgmana dg bid'ah yg kemudian dibiasakan (shngga jadi adat?) Nah dsini
memang harus berhati2, sbaiknya tdk diikuti terus menerus, sembari tetap
memelihara sltrhm dg masyarakat.
2. Cari rezeki di LN haram? Rezeki di mana saja halal, asal caranya
& zatnya halal.
Mgkn yg dmaksud adalah, ketika seorang wanita bekerja di LN tanpa
adanya mahram, memang tdk dianjurkan,krena ada larangan, namun bukan berarti
haram mutlak, selama ada jaminan keamanan & terjaganya kehormatan dirinya.
3. Ibadah memang awalnya mesti dipaksa bu , tetap berpahala, dan lama2
ntar jadi nikmat ga lg terpaksa.
4. Terjawab di no 2 ya
5. Terjawab di no 2 jg ya
6. Kalo niat ibadah biar dibilang alim ya ndak boleh, itu jadinya
riya'. Makanya setiap saat kita perlu memperbaharui niat kita.
7. Selama materi zatnya & cara mendapatkannya halal, ya ndak
masalah
8. Yg ini, sy cek dulu yg brbhasa indo ya, krena umumnya brbhasa arab.
Wallahu a'lam
Ptnyaan no 8, sy blum menemukan web dlm bhasa indo yg khusus membahas
kesahihan atw kelemahan hadits. Namun silakan bisa baca di web konsultasi
syariah, atau download buku hadis hadis bermasalah krya kh ali mustafa yakub,
ada di internet gratis
Dg demikian, kajian ini ditutup ya, mhn maaf kalo ada kekurangan,
trmksh atas sgala perhatiannya
Wassalamualaykum wrwb
Alhamdulillah, kajian kita hari
ini berjalan dg lancar. Moga ilmu yg kita dpatkan berkah dan bermanfaat.
Amiin....
Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing
sebanyak-banyaknya dan do'a
kafaratul majelis:
kafaratul majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta
astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada
sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan
bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum...
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment