KAJIAN
ONLINE HAMBA اللَّهِ UMI
Kamis
: 4 Desember 2014
Tema
: Parenting (Mainan Anak- Anak)
Narasumber
: Ustadzah Dianda
Admin
: Dany
Notulen
: Nana
Editor:
Selli Novita
=============================
Assalamualaikum, umi-umi cantik apa kabar? semoga selalu dalam
lindungan Allah. Hari ini saya ingin membahas tentang mainan. Apa sih mainan itu umm? sejatinya, mainan itu
adalah benda2 yang dipakai anak untuk.. dimainkan, sesuka hatinya.
Tapi,
anak usia dini, temasuk bayi, masuk dalam masa perkembangan, dan semua hal di
lingkungannya akan dipakai untuk menunjang tumbuh kembangnya. jadi sebetulnya
saat anak bermain, ia sedang belajar. Maka mainannya adalah bahan belajar..
mainan
itu apa sih umm? apakah harus yang kita beli dari toko? atau kita buat sendiri?
apa syarat disebut mainan?
Syaratnya
juga sederhana, bisa dimainkan anak, tidak berbahaya bagi anak. Tidak perlu
beli, Tidak perlu khusus mainan. apa saja bisa dijadikan mainan. Sesuai usia,
bayi yang baru lahir akan mencari rangsang visual dan auditori, jadi mainan yang
bisa dilihat dan didengar lebih disukai, terutama suara ibu. Krincingan, mainan
yg berbunyi seperti plastik, tapi semua itu anak masih bersifat pasif.. karena
anak belum bisa memanipulasi benda.
Usia
2-3 bulan, pandangan anak makin membaik, dan anak mulai ingin memegang
benda-benda. Makin lama makin mahir, memegang, menggenggam. Juga mulai memasukkan
ke dalam mulut, digigit-gigit kalau gatal mau tumbuh gigi.
Nah,
apapun yang bisa dipegang dan aman bagi anak bisa jadi mainannya, seperti botol
susu, botol susu diisi beras, sendok, piring plastik yang bersih, dan seterusnya.
Lanjut
saat anak mulai memanipulasi benda, ia bisa mengetok sendok ke piring, dan
seterusnya. Lanjut setelah bisa memanipulasi benda, semua bisa jadi mainan. Asal
yang bisa pegang genggam dan seterusnya.
Carilah
mainan yang memancing anak untuk lebih aktif, bukan sebaliknya (anak pasif).
Mainan
yang memancing anak aktif umumnya sederhana, seperti tong dan sendok untuk
mengetuk, bola untuk dilempar-lempar, kertas untuk dirobek-robek dan
seterusnya. Itu memancing anak melatih keterampilan motorik anak.
Lalu
usia 3 tahun ke atas anak bisa mulai main puzzle. Bisa pakai kardus atau sampul
majalah yang digunting-gunting. Jangan lupa mainan untuk merangsang sendiri
raba, bau dan bunyi. Main beras, kacang-kacang, pasir, main air, cium bau
bawang, bunga, daun, dengar suara mesin, gemericik air, suara nyanyian burung,
bunyi jangkrik.
==============================
TANYA
JAWAB
1. Tanya
Bagaimana
dengan boneka? Orang selama ini mengenal boneka sebagai mainan genderistik.
Hanya untuk perempuan. Tapi menurut penjelasan guru ngaji saya, boneka itu bisa
untuk laki-laki dan perempuan karena bisa melatih hati agar laki-laki menjadi
lembut hatinya, tidak kasar, penyayang dan sabar. Bukan jadi banci.
Kalau
menurut ustadzah bagaimana?? Adakah penjelasan psikologi lainnya?
Jawab:
nah yes.
tambahan, permainan "berpura-pura", untuk main peran. Bisa melatih
logika anak, memahami dan mengingat norma lingkungan, aturan sosial dan
sebagainya. Salah satunya pakai boneka, alat-alat masak seperti panci dan
lain-lain, buatkan topi dari berbagai profesi. Boneka tidak apa dimainkan anak laki-laki.
perhatian saat anak bermain, bagaimana dia memperlakukan bonekanya. hias
seperti layaknya perempuan dalam islam, berkerudung, tugas-tugasnya apa dan
sebagainya.
2. Tanya
Ustadzah
tanya. Bunda kalau untuk anak usia 2 tahun bagusnya mainan seperti apa?
Jawab:
anakusia
2 tahun sedang getol belajar bicara dan sudah mulai lancar lari ya? kasih main
panjat lari dirumah, petak umpet, kejar-kejaran, nyanyi
3. Tanya
Ustadzah
tanya, anak saya
2.5 tahun putri suka main pura-pura, kadang jd penjual kadang jadi ibu yang
merawat anak dari memandikan sampai pakai baju tapi pura-pura tidak ada air
baju karena boneka panda. cuma yang kadang kurang sreg, pura-pura menyusui. Bagaimana
itu ustadzah:
Jawab:
4 bulan
yang tadiyaa.. rangsang visual dan auditori. Sering-sering ajak ngobrol saat
mandiin, boneka sambil ngomong, krincing-krincing
Alhamdulillah,
kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dapatkan
berkah dan bermanfaat. Amiin....
Baiklah
langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan
do'a kafaratul majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma
wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha
Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang
haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat
kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum...
Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT



0 komentar:
Post a Comment